Jumat, 27 Oktober 2017

Cinta Indonesia: Generasi Bangsa "Katakan TIDAK untuk Narkoba"

Indonesia tercatat salah satu sebagai sarang narkoba terbesar didunia. Meskipun segala akses sudah diperketat tetapi masih saja bisa menjarah di Indonesia. Tentu saja sangat meresahkan orangtua, organisasi masyarakat dan pemerintah. NARKOBA singakatan dari narkotika dan obat-obat berbahaya. Narkoba disebut juga dengan NAPZA merupakan narkotika, psikotropika dan zat adiktif.


War on Drugs


Narkoba adalah kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi yang mengkonsumsinya. Dalam istilah kedokteran senyawa-senyawa psikotropika dipakai untuk membius pasien hendak melakukan tindakan operasi atau obat-obat untuk penyakit tertentu (butuh rujukan). 

Kini penyebaran dan penyalahgunaan narkoba sudah hampir tidak bisa dicegah. Segala daya upaya pemberantasan narkoba pun sudah dilakukan. Narkoba masih tetap menjarah dikalangan remaja maupun dewasa bahkan anak-anak dibawah umur yang sudah banyak terjerumus dalam penyalahgunaannya. Bagaimana nasib Bangsa Indonesia jika semua generasi muda serba digital terkontaminasi dengan obat terlarang ini?.



Kenapa bisa terjadi demikian?

Karena masyarakat Indonesia masih banyak yang mau diperbudak NARKOBA oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Ya, betul sekali apalagi generasi digital sangat mudah dipengaruhi. Semuanya berawal dari pendidikan keluarga yang kurang perhatian, kurang komunikasi, kurang keterbukaan, kurang mendekatkan diri dengan Tuhan dan kurangnya pendekatan pada generasi jaman sekarang. 

Narkoba salah satu pelarian generasi digital. Disaat mereka merasa dunia ini tidak ada bisa memahami keadaannya. Efek dari narkoba itu memberikan ketenangan atas keluh kesahnya. Peran orangtua sangat diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anak lebih detail lagi agar terhindar dari jangkitan narkoba.

Faktor lingkungan merupakan hal paling utama penyebab penggunaan narkoba dengan akses mudahnya mendapatkan barang tersebut. Narkoba disalah gunakan bukan buat medis tetapi buat kesenangan semata berakibat melampaui dosis tanpa anjuran atau resep dokter.


Apa saja efek dari narkoba?

Efek yang ditimbulkan terhadap pengguna sangat banyak. Mulai dari efek yang menyenangkan sampai efek menyakiti diri sendiri akibat kekurangan asupan narkoba (bagi yang sudah kecanduan berat). 

Halusinogen. Efek dari narkoba yang mengakibatkan seseorang menjadi lebih sering berhalusinasi diluar alam sadar. Contohnya melihat sesuatu yang sebenarnya kenyataannya tidak ada.

Stimulan. Efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kinerja organ tubuh dua kali lebih cepat dari normal. Pengguna akan merasa bahagia, gembira dan bertenaga dalam beberapa waktu. Contoh detak jantung dan kinerja otak.

Depresan. Efek narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional normal tubuh. Pengguna akan merasa tenang, tertidur dan cenderung tidak sadarkan diri.

Adiktif. Efek dari narkoba yang mengakibatkan kecanduan berat. Sekali menggunakan narkoba  akan ketagihan hasrat ingin menggunakan lagi sangat tinggi. Zat yang terkandung dalam narkoba mengakibatkan pengguna cenderung aktif. Zat inilah yang memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. So, masih mau menggunakan obat ilegal, narkotika dan napza?.

Jenis-jenis narkoba juga sangat banyak yang siap merenggut nyawa generasi digital. Setiap jenis beda-beda zat yang terkandung didalamnya. Semakin dalam mencoba narkoba, maka semakin tinggi zat narkoba yang dibutuhkan tubuh.

Semakin lama menggunakan narkoba semakin ketergantungan efeknya bukan semakin enak. Tetapi lambat laun membawa tubuh semakin rusak menjadi overdosis. Jika sudah begini keadaannya maka akan berujung kematian.

Merdeka atau mati untuk narkoba


Bagaimana tindak lanjut dari negara terhadap narkoba?

Semua pihak sangat waspada pada pergerakan narkoba saat ini. Pemerintah sudah mengerahkan penjagaan untuk melakukan koreksi serta pemeriksaan ketat di seluruh keluar masuk akses ke Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian RI bersitegas melakukan kinerja semakin baik untuk membongkar sarang narkoba menangkap pengguna dan pengedar. Kementerian Kesehatan dan BPOM bersinergi dalam memberantas napza dan peredaran obat ilegal. 

Terutama harus dimulai dari diri kita sendiri masyarakat umumnya harus perang terhadap narkoba dan obat-obat terlarang. Supaya kita, keluarga dan lingkungan terhindar dari bahayana dunia narkoba. 


Katakan TIDAK untuk narkoba

Jangan pernah sia-siakan masa muda dalam hal yang tidak berguna. Lebih baik berkarya lewat talenta. Masih banyak hal yang dapat kita lakukan dalam hidup ini. Apalagi masih generasi muda jalan terjang ke depan sangat panjang dan luas. Narkoba bukanlah jalan satu-satunya dari sekian banyak masalah. Tetapi narkoba hanya menyesatkan jiwa generasi muda. 

Menggunakan narkoba itu sangat menyiksa bukan membuat enak. Coba bayangkan jalan apa yang akan kita jalani jika sudah terkontaminasi dengan narkoba. Memang tawaran untuk mencoba sangat manis. Tetapi menjalaninya butuh renggutan nyawa. 

Menyesal bukanlah akhir dari narkoba tetapi kematian yang sudah menanti diambang pintu. Sebelum terjerumus dalam liang narkoba tanamkan dalam jiwa dan raga untuk "SAY NO TO DRUGS". Keluarga, sahabat dan teman sangat mencintai menyayangi generasi digital. 


Narkoba bisa membunuh generasi bangsa

2 komentar:

  1. Selalu berdoa , jauhkan aku dan keluarga dari jaringan narkoba dan kuat kan iman kami. Amin

    BalasHapus
  2. Dear Mpo Ratne,

    Amin...
    Kita harus tetap waspada ya Mpo.
    Terutama dalam membeli obat harus teliti dan sesuai resep dokter.


    Terima kasih

    BalasHapus

Nikmati Sushi Enak, Lezat, Fresh, Sehat Dan Halal Hanya Di Baiza Sushi

Hello Readers... Siapa yang suka makan sushi?. Wah, langsung banyak penggemarnya ya. Makanan sushi sudah tidak asing lagi di l...