Rabu, 01 Agustus 2018

Kerinduan Boru Samosir Mengunjungi Pulau Samosir

Berlibur dan jalan-jalan adalah salah satu tujuan aku dan suami pulang ke Toba Samosir. Mengingat sudah 4 tahun tidak mengunjungi tanah kelahiranku. Banyak sekali perubahan yang terlewatkan. Mulai dari jalanan, pusat kota, danau toba dan tempat wisata semakin banyak dan semakin beragam.

Pulau Samosir


Suasana sejuk dan dingin yang selalu membuat rinduku bertemu Danau Toba ditambah aneka berbagai makanan khas batak yang rasanya tidak terlupakan. Sambutan keluarga besar tak luput dari makanan khas yang enak dan nikmat menjadi tradisi penting didalam rumah orangtuaku. Sejenak aku manjakan lemak tumbuh dimana-mana demi memuaskan kerinduanku.


Sebagai keturunan Raja Ruma Bolon dan garis keluarga Samosir Raja Sonang asli dari Pulau Samosir kami sekeluarga berkunjung ke Tugu Moyang kami yang kebetulan merayakan ulang tahun. Sungguh perhelatan besar karena dihadiri Keturunan Samosir se-Indonesia. Ini kedua kalinya aku bisa dihadir dan menginjakkan kaki disana. 




Jadi kalau sekarang ada yang nanya aku Samosir apa dan nomor berapa. Aku sudah bisa menjawabnya dengan benar. Karena dalam garis keturunan batak aku sudah tercatat. Siang panas menyengat kami sekeluarga berangkat naik mobil menuju Pulau Samosir dengan jarak tempuh sampai 7 jam perjalanan. Kami menghindari naik kapal ferri, supaya dapat menikmati pemandangan di perjalanan.


Acara adat batak tidak jauh-jauh dari manortor, makan-makan dan bersilaturahmi dengan keluarga. Kemeriahan inilah yang membuat rasa ingin terus kembali ke Samosir. Intinya seh silaturahmi dan mengenang para leluhur nenek moyang. Acaranya berlangsung 2 hari. Aku dan keluarga mengikuti semua rangkaian acara sampai selesai. Karena perayaan seperti ini dilakukan satu kali dalam lima tahun. 



Acara mulai dari malam disambung kembali besok pagi sampai malam. Rangkaian acara pun beragam mulai dari "mandok hata" atau kata sambutan dilanjutkan dengan manortor sabangunan sambil di sawer dan makan-makan. Seru banget acaranya. Saling berkenalan dengan saudara yang belum kenal dan bercanda tawa. Indahnya bersaudara hidup rukun.


Pemandangan Pulau Samosir sangat menggugah mengunjunginya kembali. Seperti lagu Pulau Samosir, dari sanalah pusat bawang merah samosir yang super pedas dan rasanya beda dari bawang merah lainnya. Kacang salah satu hasil tani terbaik samosir. Padi sebagai mata pencaharian utama dengan kualitas terbaik. Dengan kontur tanah berbukit-bukit membuat peradaban pertanian membuahkan hasil yang menguntungkan.



Luar biasa ciptaan Tuhan dengan beragam suku dan peradabannya. Aku bangga sebagai orang batak dan bangga sebagai keturunan batak. Liburan ke Pulo Samosir aku nikmati sampi kami kembali ke rumah.




Pulo Samosir
Pulo Samosir do haroroanku Samosir do
Ido asalhu sai tong ingotonhu |
Saleleng ngolungku hupuji ho | 2x

Disi do pusokhi pardengkeanhu haumangki
Gok disi hansang nang eme nang bawang |
Rarak do pinahan di dolok i | 2x


Ref : Laope au marhuta sada
Tung sopola leleng nga mulak au
Di parjalangan ndang sonang au
Sai tu Pulo Samosir ma sihol au


Molo marujung ma, muse ngolungku sai ingot ma
Anggo bangkeku disi tanomonmu |
disi udeanku sarihon ma |2x

Molo masihol ho, di natinombur masihol ho
manang niura dohot na margota
Di Pulo Samosir do dapot ho, manang niura
dohot namargota di Pulo Samosir do dapot ho.



Posting Komentar

Pentingnya Hidup Sehat Berkualitas Dengan Air Purifier Panasonic Ciptakan Udara Bersih Bagi Kesehatan Keluarga

Hidup hiruk pikuk dikota metropolitan yang super macet dan tingkat polusi udaranya tinggi. Membuat keseharian beraktivitas aku semakin ti...