Jumat, 07 September 2018

SIS Bona Vista Mendukung Perkembangan Anak Di Era Digital Demi Masa Depan Cemerlang


Pendidikan senjata utama bagi anak untuk mengarungi masa depannya nanti. Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik buat pendidikan anak. Segala sesuatunya dipersiapkan secara matang mulai dari mencari sekolah sampai semua kebutuhannya. 

SIS Bona Vista
Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista

Seperti saya dan suami selalu diskusi terlebih dahulu buat sekolahin anak dimana. Banyak pilihan untuk sekolah anak baik itu di negeri, swasta maupun  home schooling. Jenis pendidikan untuk anak sebaiknya disesuaikan dengan tujuan, kondisi anak, dan tentunya kondisi keuangan. Semuanya bagus sah-sah saja dan merupakan hak prerogatif orangtua. 


Terutama anak-anak jaman now yang hidup di jaman digitalisasi. Sedikit-sedikit menggunakan gadget yang mengakibatkan kecanduan berlebihan pada anak. Akibat faktor kebiasaan dan sikap orangtua yang kurang tegas terhadap anak.


Saya tersadar dan mulai mengerti ketika menghadiri Taklshow Parenting di Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista dengan tema "RAISING CHILDREN IN DIGITAL ERA" yang disampaikan Ibu Elizabeth T, Santosa M. Psi. Tema yang sangat menarik dan penting menurut saya sebagai orangtua bagaimana menyikapi era digital pada perkembangan anak di Singapore School yang ada di Indonesia.

SIS Bona Vista
Front Office Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista

Psikolog kondang ini adalah seorang ibu dari 3 orang putri. Berprofesi sebagai praktisi Psikolog Anak dan Remaja yang sudah memiliki berbagai pengalaman dalam mengenali karakter anak. Bagaimana seorang ibu dapat membagi waktunya untuk menjadi super women dalam keluarganya. Hal ini dibuktikan dalam buku pertamanya "Parenting Indonesia yang memberikan informasi tentang cara Mendidik anak yang efektif dalam Era digital". 


Sekarang ini, banyak ibu-ibu dilema dengan ketergantungan anak dengan gadget. Banyak juga berkata "Ya bagaimana lagi anak harus dikasih gadget dulu biar anteng". Itu bisa terjadi karena kasih sayang orangtua yang berlebihan menuruti semua keinginan anak. Disamping itu, anak memiliki ambisi keingintahuannya terhadap sesuatu apalagi sedang hits. Disinilah sangat dibutuhkan peran pendampingan orangtua untuk anak.

SIS Bona Vista
Ruang creative Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista


Bagaimana Orangtua Menyikapi Perkembangan 
Anak Di Era Digitalisasi

Anak mengikuti perkembangan teknologi digitalisasi sah-sah saja, yang penting harus ada arah tujuan pendukung pendidikan. Orangtua harus pintar menyikapi karakter anak ketika menggunakan gadget. Misalnya, menggunakan gadget bisa tapi harus ada aturannya digunakan setiap weekend dan hari libur saja. 


Nah, orangtua harus bisa memegang kendali didepan untuk mengarahkan anak fungsionalitas gadget. Menggunakan gadget pun bagus buat anak. Setiap anak memiliki ambisi besar untuk sukses. Banyak juga generasi baru lebih mencintai kepraktisan yang semuanya serba instan dan cepat. Melalui gadget anak bisa berkreasi dengan kreatif penuh percaya diri. Bisa juga mengembangkan talenta anak. Seperti yang kita lihat sekarang sangat banyak di youtube berhasil dengan kreatifitasnya. 

SIS Bona Vista


Bolehkah Anak Menggunakan dan Memiliki Sosial Media?

Nah, yang menjadi pertanyaannya "Bolehkah Anak Menggunakan dan Memiliki Sosial Media?". Orangtua tahu bahwa penggunaan sosial media tidak diperuntukan untuk anak usia dibawah 13 tahun. Banyak jawaban yang bertentangan dengan kondisi pertanyaan ini. Ada yang menjawab boleh tidak menutup kemungkinan juga menjawab tidak. 


Kalau menurut saya boleh dengan catatan orangtua berhak harus berteman di media sosial bila perlu harus tahu password media sosial anak. Orangtua perlu teliti untuk memperhatikan situs-situs yang sering di kunjungi anak dan orang-orang yang berkomunikasi dengannya. Perlu diperhatikan juga dalam menggunakan perangkat lunak yang bisa menyaring website (filtering software) dan tidak menggunakan laptop/ komputer di kamar untuk anak dibawah usia 14 tahun. 

SIS Bona Vista
Mba Deasy dan Ibu Elizabeth T Santosa


Sering kali kita lihat di televisi berita anak yang nasibnya tragis akibat media sosial kurang pengawasan orangtua. Anak akan merasa terancam dengan bully atau cyberbully yang sering kali terjadi membuat mental anak drop. Ujung-ujungnya malas dan takut ke sekolah. Indikasinya mengarah ke pelecehan seksual dengan ancaman mengerikan. Peran orangtua dan guru sangat diperlukan untuk melakukan pendekatan pada anak supaya ada ikatan batin yang kuat. Dengan cara keterbukaan dan sharing pada anak. Sehingga anak pun tidak segan-segan untuk cerita bagaimana kesehariannya dan apa yang terjadi dengannya.


Sharing antara murid dan guru yang selalu ditumbuhkan di sekolan SIS Bona Vista. Sehingga guru memiliki komunikasi yang baik dengan anak. Melalui pendekatan ini juga, guru lebih mudah mengarahkan anak memiliki bakat apa dan talentanya di bidang apa. Itulah sebabnya SIS Bona Vista memiliki visi "Inspired Learning for Inspired Futures".



Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista

Sekolah adalah rumah kedua bagi anak. Hampir seharian anak menghabiskan waktunya disekolah. Belajar keras untuk mencapai prestasi yang cerah. Bangku sekolah guru membentuk pola pikir dan membekali ilmu anak di masa depan nanti. Dirumah anak diajari orangtua akan makna hidup, karakter dan sopan santun tanpa memandang perbedaan. 

Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista

Itulah sebabnya SIS Bona Vista selaku jaringan sekolah kelas dunia selalu menerapkan dan menyediakan lingkungan holistik yang dapat mendorong pelajar untuk ingin tahu, berpikir kritis dan kreatif, menyelesaikan masalah dan membangun semangat serta tanggung jawab untuk berbagi ide serta pengalaman yang dimiliki pelajar. Tentu pengetahuan anak jauh lebih dipacu untuk menggapai impiannya.


SIS Bona Vista didirikan pada tahun 1996, yang terinspirasi oleh potensi Indonesia dan Metodologi Singapore, dengan kurikulum mencanangkan pembelajaran berbasis pengamatan dengan menggunakan kurikulum inti kerangka NEL (Nurturing Early Learners) yang telah dikembangkan oleh peneliti lokal dan internasional secara luas oleh Kementerian Pendidikan Singapura untuk Prasekolah. Siswa yang lulus dari sistem pendidikan Singapura secara konsisten berada diantara para siswa yang berprestasi tinggi di dunia.

SIS Bona Vista


Nah, pembelajaran di SIS Bona Vista pun beragam dan diarahkan sesuai dengan minat siswanya. Pengajar pun selalu turut mendampingi pemantapan bakat anak. Tidak hanya anak saja yang diajarkan kreativitas, orangtua juga diajarkan karya seni yang didampingi oleh pengajar. 




Jangan kaget ya kalau masuk sekolah SIS Bona Vista keseharian disana menggunakan bahasa inggris. Keren banget deh anak-anak SIS Bona Vista mempelajari dan menggunakan tiga bahasa Inggris, Mandarin dan Indonesia. Sehingga komunikasi di lingkungan sekolah pun lancar dan terjalin keakraban satu sama lain meskipun berbeda latar belakang.




Talkshow pun semakin meriah, Ibu Monica selaku Brand Manager mengajak peserta berkeliling untuk melihat ruang sekolah Secondary Art Room, Mading, Preschool HT, Preschool Staff Room, Ruang Library & Media Room dan ruang terbuka seperti lapangan olahraga tempat bermain anak-anak serta taman yang sejuk asri.

SIS Bona Vista
SIS Bona Vista


Oh iya, ada informasi dari Ibu Monica bahwa SIS Bona Vista mengadakan event UPCOMING OPEN HOUSE SCHEDULE di hari Sabtu tanggal 15 September 2018 pada jam 9:30 hingga jam 11.30, untuk informasi selanjutnya di nomor 021 - 75914414. Kesempatan luar biasa ini bagi orangtua bisa touring sekolah SIS Bona Vista. Jangan sampai ketinggalan eventnya ya.
Posting Komentar

Film Preman Pensiun Kini Hadir Menghibur Penggemarnya Di Layar Lebar

Bahagia banget rasanya dulu sinetron kesukaan yang seru dan kocak dibuatkan jadi film layar lebar. Drama komedinya yang berhasil membuat ak...