Kamis, 19 September 2019

4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat



đź’–Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan.
Sementara tinggalkan semua aturan yang kadang terlalu mengikat dan tak beralasan teman
Memang, memang benar teman, Kita perlu cooling down dan melonggarkan pakaian

đź’–Bebas lepas kutinggalkan saja semua beban dihatiku
Melayang kumelayang jauh
Melayang dan melayang


Sejenak mendengarkan lagu Bebas ini, aku langsung flashback ke masa-masa sekolah putih abu-abu. Banyak sekali memori dan kenangan yang tidak terlupakan hingga saat ini. Pertemanan iya, persahabatan iya, romansa cinta monyet iya, prestasi dalam belajar iya dan kenakalan juga iya.

Film Bebas
4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat

Sekarang yang aku rasakan sangat rindu dengan teman-teman setelah 16 tahun terpisah. Ada yang merantau ke negeri jauh, ada yang sukses dalam karir, ada yang sukses dalam rumah tangga dan ada juga yang sampai saat ini selalu gagal dalam percintaan. 


Semua ini teringat sejak aku menonton screening Film Bebas karya sutradara Riri Riza. Film Bebas yang dibintangi oleh sederet aktor dan aktris ternama seperti Marsha Timothy, Sheryl Sheinafia, Baim Wong, Susan Bachtiar, Agatha Pricilla, Indy Barends, Zulfa Maharani, Baskara Mahendra, Widi Mulia, Lutesha, Maizura serta pemeran pendukung lainnya.


Film Bebas karya Produser Mira Lesmana dikemas dalam bentuk drama komedi mengisahkan dua masa dalam hidup para pemainnya saat dewasa dan remaja. Bebas adalah sebuah layar lebar yang diadaptasi dari film Korea berjudul Sunny. Press screening Film Bebas pun dilakukan di Plaza Senayan dengan menghadirkan semua para pemain.

Film Bebas
Press Screening Film Bebas, Plaza Senayan 18 September 2019



Film Bebas mengangkat momen masyarakat Indonesia saat itu tengah mencari kebebasan yang baru. Selain itu juga, anak-anak muda pada masa itu sedang bereksplorasi terhadap budaya-budaya baru. 


Dalam membangkitkan kembali nuansa 90-an, Sutradara Riri Riza dan tim produksi berburu tempat-tempat yang masih mempertahankan gaya-gaya lama. Seperti di Blok M, Melawai, ada sudut-sudut menarik, lalu kawasan Kota (Tua). Rumah-rumah juga yang kira-kira di era tahun 90-an. Serasa melihat wajah kota Jakarta jaman dulu ya.


Kalau diingat-ingat aku masih duduk di sekolah dasar masa itu. Belum terlalu mengerti akan persahabatan. Paling aku cuma punya teman bermain saja. Tapi setelah menonton film Bebas ini, aku merasa excited banget untuk reunian bersama sahabat sekolah dulu. 


Nah, dari Film Bebas ini aku mendapatkan 4 makna persahabatan semasa remaja.

1. Persahabatan tidak memandang status kaya dan miskin
Aku sangat tersentuh dengan makna persahabatan dalam film Bebas ini. Dimana statusisasi orang kaya dan orang miskin bisa saling mengisi berteman dengan baik. Pertemanan lebih utama dari segala hal mengesampingkan kekayaan. Di mana saat Vina remaja, berpindah domisili ke Jakarta dan menemukan teman-teman barunya di sekolah. Vina hadir dengan keadaan keluarga yang biasa saja bertemu dengan satu geng sekolah dari kalangan menengah ke atas. Tetapi mereka akrab bertemannya.

Dari hal ini aku menilai pertemanan tidak selalu dikaitkan dan diimbangkan dengan status sosial. Kalau dilihat anak-anak generasi millenial sekarang berteman sudah pilih-pilih akan status. Dan ternyata Vina yang lugu bisa memiliki geng sekolah yang ramai dan kocak. 


2. Sahabat selalu ada bersama setiap waktu
Aku masih teringat dengan adegan pertama, Vina menjadi bahan lelucon teman sekolah karena logat bicaranya yang sunda pisan. Kebayang saat itu tahun 90-an masih lugu-lugunya anak sekolah. Belum ada jaringan komunikasi seperti sekarang ini. Tapi pertemana selalu terjalin setiap saat. 

Vina mendapat intimidasi dari salah satu cowok di sekolah. Karena keluguan Vina sebagai siswa baru. Untungnya datang sekelompok geng sekolah yang menolong Vina. Anggota geng bernama Bebas ini yaitu Kris (Sheryl Sheinafia) sang pemimpin, Jessica (Agatha Pricilla) yang lucu dan terobsesi akan kecantikan, Gina (Zulfa Maharani) anak terkaya di grup, Suci (Luthesha) perempuan cantik dan misterius, serta Jojo (Baskara Mahendra) cowok satu-satunya. Selain menolong, geng ini juga memasukkan Vina menjadi anggotanya. Pertemanan itu membuat Vina cukup cepat dalam beradaptasi. 

Film Bebas
Geng Bebas (ki-ka) "Vina Panduwinata (Maizura, Marsha Timothy), Krisdayanti (Sheryl Shenafia, Susan Bachtiar), Gina (Zulfa Maharani, Widi), Jessica (Agatha Priscilla, Indy Barends), Suci (Lutesha), Jojo (Baskara Mahendra, Baim Wong) "



3. Selain keluarga, Sahabat selalu penolong dalam keadaan apapun
Menurut aku masa-masa sekolah adalah masa menyenangkan. Beda dengan masa kuliah dan dewasa. Mungkin karena intensnya selama 3 tahun selalu bersama terasa sekali persahabatannya. Aku juga merasakan makna persabatan ini waktu remaja.

Makna persahabatan geng Bebas bukan hanya sekedar geng-gengan saja. Tapi selalu bersama-sama ketika geng lain menyerang salah satu anggota geng. Serentak membela teman gengnya dalam keadaan apapun. Ada banyak konflik yang muncul terjadi tawuran antar sesama pelajar pada masa 90-an itu. Tapi mereka tidak pernah ikut-ikutan tawuran. 

Film Bebas menggambarkan makna persahabatan sesungguhnya. Ketika geng Bebas terpisah karena ada kesalahan yang terjadi pentas kreatifitas mengakibatkan mereka di pecat dari sekolah tersebut. Sayangnya, beberapa waktu setelah itu ada kejadian yang membuat mereka harus terpisah. Dan akhirnya mereka terpencar sekolahnya. 

Aku sangat kagum dengan peran Kris yang jago bela diri. Jadi bisa melindungi anggota gengnya. Terutama laki-laki yang selalu menggoda Vina itu lho. Bikin gemes banget.


4. Reuni dengan Sahabat 
Vina dewasa mulai terpisah dengan sahabat-sahabatnya dan menjalani kehidupannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Berpuluh tahun kemudian, Vina kembali dipertemukan dengan teman-teman SMA-nya tersebut dalam berbagai cerita yang mengharukan dan juga menghadirkan gelak tawa. Kris mengidap penyakit yang membuat hidupnya divonis tidak akan lama. Keadaan itu membuat Kris meminta kepada Vina untuk mengumpulkan kembali geng masa sekolahnya untuk bertemu terakhir kalinya. 

Disini perasaan aku sangat meleleh, teringat teman sekolah bisa dibilang cowok yang pedekate semasa cinta remaja sudah berpulang ke rumah Tuhan. Sedih banget rasanya. Aku menangis di plot cerita Kris. Hanya bisa mendoakan almarhum di surga sana. Jujur aku juga merasa terpukul dengan kehilangan partner masa sekolah.

Perjalanan menemukan sahabat lama, Jessica (Indy Barends), Jojo (Baim Wong), Gina (Widi Mulia) dan Suci ini mengantar Vina kembali menyusuri kisah lamanya. Segala usaha dilakukan Vina untuk menemukan Suci tapi tidak bisa diketemukan. Namun Vina sudah menyebarkan berbagai informasi untuk meengundang Suci ikut reunian. Sungguh tidak mudah menemukan sahabat geng Bebas ini. Karena sudah berpencar kemana-mana dan memang karena sudah lama sekali tidak bertemu.

Sekali ketemu pun ada yang sudah sukses dengan karirnya, sukses dengan pekerjaan, dan ada mengalami kebangkrutan. Terutama Gina yang dulunya anak orang kaya kolongmerat sekarang jadi penjual kue kering tinggal dirumah kontrakan dengan keadaan orangtua sakit-sakitan.

Akhirnya Kris pun meninggalkan Geng Bebas selamanya dan meninggalkan surat wasiat bagi sahabat-sahabatnya. Ini yang paling menarik dari arti persahabatan. kris memberikan harta warisannya kepada sahabat-sahabatnya yang kurang mampu. Menobatkan Vina sebagai ketua geng, Jessica sebagai marketing asuransi terkaya dan Gina diberikan apartemen, uang tunai dan perawatan terbaik untuk orangtuanya yang sedang sakit. Dan tanpa disangka Suci pun turut menghadiri reuni mereka di tempat kediaman Kris.

Film Bebas
Produser, Sutradara dan Para Pemain Geng Bebas



Aku sangat terhenyuh akan arti persahabatan bagi Geng Bebas. Dijaman sekarang tidak ada makna persahabatan sedalam ini. Yang paling lucu dari Film Bebas ini disaat lagi berkabung, anggota Geng Bebas diminta pengacara Kris (Reza Rahardian) untuk bergoyang dengan menyanyikan lagu Bebas yang dipopulerkan oleh Iwa K.


Aku pengen sekali nonton Film Bebas ini bersama sahabat-sahabat yang ada di Jakarta. Film produksi Miles Film dan CJ Entertainment yang bekerja sama dengan Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment mengajak penonton memaknai arti persahabatan yang tulus dan iklas. 


Film Bebas akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai 3 Oktober 2019. Yuk kita ajak reunian teman, sahabat, keluarga untuk nonton seluruh bioskop kesayangan kalian.

Film Bebas
Penulis sudah nonton Film Bebas, Kalau kamu?



#ReuniDiBioskop 
#FilmBEBAS.

Sabtu, 14 September 2019

Kriya Nusa 2019 Ajang Pameran Kerajinan Tangan Nusantara, Ayo Dukung Karya Terbaik Para Perajin Indonesia!



Seberapa Indonesia kah kamu?


Pertanyaan ini aku dengar ketika menghadiri sebuah acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 dengan tema "PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK KERAJINAN MELALUI PENGEMBANGAN KREATIFITAS & KEWIRAUSAHAAN" yang bertempat di Kembang Goela Restoran, Jakarta, Senin 9 September 2019. Adapun acara ini untuk menginformasikan dan meramaikan pameran Kriya Nusa 2019 yang dimulai dari tanggal 11 - 15 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kerajinan Tangan Tenun Ulos dan Songket Tarutung, Sumatera Utara


Sebagai warga negara yang cinta dengan budaya Indonesia, aku sangat suka dengan produk-produk negeri. Seni kerajinan tangan hasilnya etnik, lucu, kreatif dan tidak ada dijual dimana-mana. Selain itu, kerajinan tangan ini layak dipasarkan dan diekspor. Ada harga ada kualitas juga ya. Itulah sebabnya aku sangat menjauhkan niatan untuk membeli produk import. 


Pas sekali menghadiri acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 ini aku mengenakan hasil karya seni Indonesia. Mulai dari atasan batik khas Yogyakarta, celana kulot dari online shop Bandung, sepatu dari Cibaduyut Bandung, tas ulos kerajinan tangan Sumatera Utara, anting-anting kerajinan tangan Sukabumi dan makeup aku pun produk lokal.


Aku saja sudah pakai dan cintai produk Indonesia, Kalau kamu?

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara


Generasi Muda Millennials siap mencipta dan berkarya itulah alasan aku menghadiri acara Temu Netizen Karya Nusa 2019 yang dihadiri oleh narasumber sharing tentang Dekranas kembali menyelenggarakan Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2019. Sebagai ikon pameran kerajinan terbesar di Indonesia, Kriyanusa tak bisa lepas dari berbagai kerajinan khas Nusantara. Di tahun 2019 ini, setidaknya ada 198 kriya yang ditampilkan dalam Kriyanusa. 


Ibu Triana Rudiantara selaku Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa menginformasikan "Sosialisasi ini ditujukan agar masyarakat melalui para netizen dan influencer, lebih mengetahui event yang akan mempertemukan para perajin seluruh Nusantara. Dengan adanya anak-anak muda yang kreatif, hasil karya kita bisa jadi karya nilainya mahal. Karena pengrajin Indonesia terkenal dengan tangannya yang terampil dan kreatifitasnya sangat inovatif."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Ibu Triana Rudiantara selaku Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Kriya Nusa


Tentu dengan mengenalkan karya anak bangsa untuk perdagangan ekspor akan meningkatkan taraf ekonomi pengrajin. Termasuk keuntungan juga bagi negara untuk menambah devisa. Tercatat data ekspor pada tahun 2018 memberikan devisa sebesar US$ 1,2 juta. Sehingga karya-karya seni Indonesia Go International!


Mengingat latar belakang Kriya Nusa 2019 karena Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia. Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan keterampilan pada generasi muda. Melakukan pembinaan produk melalui peningkatan kualitas, desain, produksi dan penggunaan teknologi baru agar dapat meningkatkan daya saing.


Itulah sebabnya acara yang diselenggarakan oleh Dekranas ini ditujukan untuk mendukung para perajin lokal untuk terus berkarya. Melalui Kriya Nusa 2019, pemerintah mengajak masyarakat agar terus mendukung karya-karya terbaik perajin lokal di seluruh Indonesia dan mencintai produk-produk dalam negeri.


Ibu Euis Saedah selaku Sekretaris Jenderal Dekranas mengatakan bahwa "Kriya Nusa adalah ajang untuk memamerkan karya daerah, karena daerah-daerahlah yang akan memperkenalkan hasil karya dan kerajinan terbaik pengrajin. Kriyanusa sendiri merupakan ikon pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang ditujukan sebagai wadah promosi bagi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dekranasda di seluruh Indonesia." 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Ibu Euis Saedah selaku Sekretaris Jenderal Dekranas


Disinilah kesempatan dan peran anak-anak generasi millennials sangat dibutuhkan. lebih kreatif dan inovasi lagi menciptakan karya-karya. Dengan begini akan semakin terbukanya lapangan kerja dalam setiap daerah.


Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya pendapatan online shopping atau e-commerce tahun ini naik sekitar 9,3% dari tahun sebelumnya atau penetrasi pengguna e-commerce sebanyak 168,3 juta (62,2%) pada tahun 2019. Diperkirakan akan meningkat menjadi 75,3% pada tahun 2023 nanti. Luas biasa ya teknologi digital ini sudah sampai ke pelosok negeri.


Septriana Tangkary selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementrian KOMINFO mengatakan bahwa "Kominfo turut membantu dan mengerahkan menyuarakan Kriya Nusa 2019 sampai kepada semua warga Indonesia. Harapan kami dengan adanya program Kriya Nusa, seluruh Indonesia tahu, kalau Indonesia itu besar, punya karya dan untuk itulah Kominfo selalu bersinergi untuk menyampaikan program-program Dekranas dan Pemerintah."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Septriana Tangkary selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementrian KOMINFO


Semudah itulah pembelian produk melalui platform e-commerce. Cukup dengan smartphone terhubung internet dengan aplikasi playstore. Klik produk, masukkan keranjang, bayar dan beberapa hari kemudian kita sudah bisa menerima belanjaan di rumah. Tanpa harus mendatangi toko secara konvensional. Inilah bercermin dari gaya belanja kaum millennials sekarang yang mudah lewat media sosial dan berbagai metode pembayaran. It's so simple!!!


Aku pun merasa bangga sekali dengan hasil karya dari daerah aku Sumatera Utara yaitu Ulos, Kain tenun dan Songket. Pasti sudah pada kenal dong ciri khas Ulos Batak yang sekarang ini sudah banyak dikreasikan dalam berbagai macam kerajinan. Misalnya tas, atasan, dress, sor tali, sepatu dan berbagai keunikan bentuk.


Widodo Muktiyo sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI yang turut hadir dalam acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 menyampaikan "Kita harus bangga menjadi Bangsa Indonesia, bangga menjadi warga muda, menjadi pahlawan masa kini, pahlawan yang mengenalkan kerajinan-kerajinan dan karya Indonesia ke mata dunia."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Widodo Muktiyo sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI


Jadi karya kerajinan tangan dari Sabang sampai Merauke inilah yang akan kita lihat di pameran Kriya Nusa selama 5 hari. Sebuah ajang pameran produk kerajinan tangan asli dari daerah-daerah di Indonesia. Selama pameran Kriya Nusa 2019 berlangsung akan dimeriahkan dengan berbagai acara. Mulai dari fashion show, workshop hingga penampilan live music dari Lapazze Band. Tak hanya pameran kerajinan, Kriyanusa 2019 juga menghadirkan ragam kuliner Nusantara di dalamnya. 


Selain Dekranasda dari seluruh Indonesia, Kriya Nusa 2019 juga diikuti oleh sejumlah BUMN dan Kementerian. Adapun tema Kriya Nusa 2019 yaitu motif "Pucuk Rabuang" yang berasal dari daerah Sumatera Barat sebagai ikon dalam pameran kerajinan nusantara. Terdapat 246 stan yang terdiri dari 170 stan Dekranasda, 37 stan Kementerian dan BUMN, 25 stan individu, 8 stan mitra dan 6 stan asosiasi. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Stand Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) Prov. Banten


Adapun kategori produk yang akan di pamerkan dalam #KriyaNusa2019 yaitu :
1. Tekstil
2. Keramik
3. Serat Alam
4. Batu-batuan
5. Logam
6. Kayu
7. Bahan baku alam
8. Bahan baku alam olahan
9. Lukisan, dan lain-lain.


Dengan pertanyaan "Seberapa Indonesia kah kamu?" aku pun langsung menjawab "Iya aku sangat Indonesia dan sangat cinta dengan produk negeri ini". Mengingat Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alamnya mulai dari kayu, serat, akar dan daun pun bisa menghasilkan sebuah kerajinan tangan yang memiliki nilai yang mahal. Dari tangan para pengrajin bahan mentah diolah menjadi bahan jadi dan dikreasikan dengan ide-ide kreatifitas menjadi sebuah produk yang menawan. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kerajinan Tangan Lurik Asri (credit : Yayat)
Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kain Tenun (credit : Yayat)


Kriya Nusa 2019 diadakan sampai tanggal 15 September 2019 teman-teman. kesempatan bagus nih buat kalian yang suka dengan produk-produk dalam negeri khususnya kerajinan tangan langsung datang ke Balai Kartini, Jakarta. Gratis dan tidak dipungut biaya, FREE!!! 



Aku saja sudah ke Kriya Nusa, kalau kamu kapan?


Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara


Rabu, 11 September 2019

Bebelac Hadirkan BebeLand Untuk Mengasah Rasa Peduli Dan Daya Pikir Anak Lewat Wahana Edukatif



Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil

BebeLand - Hal yang paling membahagiakan sebagai orangtua adalah melihat tumbuh kembang anak berjalan dengan baik. Asupan nutrisi dan gizi seimbangnya terpenuhi untuk tumbuh menjadi anak hebat. Tentu mendukung kecerdesaan intelektual dan kecerdasan emosional untuk bekal masa depannya nanti.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Bebelac Hadirkan BebeLand Untuk Mengasah Rasa Peduli Dan Daya Pikir Anak Lewat Wahana Permainan

Akan tetapi, untuk menjadi cerdas saja tidak cukup. Dibutuhkan stimulasi yang tepat dan seimbang bagi anak untuk tumbuh sempurna. Karena anak yang tumbuh sempurna adalah anak yang memiliki tubuh yang sehat, daya pikir yang baik serta rasa peduli yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. 


Saya jadi teringat melihat aksi seorang anak kecil di sebuah tempat makan. Kebetulan uang saya terjatuh dari kantong celana. Saya sangat kaget ketika sang anak memanggil "tante, ini uangnya jatuh". Saya pun sedikit gelagapan sambil memeriksa kantong celana dan ternyata uang terjatuh. Saya langsung mengucapkan "terima kasih ya dek!". 


Saya sangat salud dan tidak habis pikir ada anak sekecil itu dengan aksi hebat dan kejujurannya mengembalikan serta membantu orang yang nyaris kehilangan. #GrowThemGreat banget perkembangan kecerdasan intelektualnya. Saya berpikir jika saya punya anak nanti saya akan mengasah aksi pedulinya terlebih dahulu. 

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Kartu permainan edukatif BebeLand buat anak 


Dunia anak identik dengan dunia permainan. Tanpa bermain anak susah mengasah kecerdasannya dalam berpikir, berkreasi dan berekspresi. Setiap weekend, anak-anak selalu mengajak orangtuanya untuk bermain bersama. Memang hal tersebut sangat bagus untuk menciptakan chemistery dengan orangtua yang lima hari seminggu delapan jam sehari kita tinggalkan dirumah. Sebisa mungkin weekend kita orangtua meluangkan waktu dan memberikan perhatian lebih pada anak. 


Berbicara permainan, sangat banyak sekali jenis permainan yang mampu mengasah rasa empati serta daya pikir anak. Khusunya di weekend bermanfaat kemarin saya pun menghadiri sebuah wahana permainan edukatif. Bebelac menghadirkan BEBELAND, wahana permainan edukatif dan interaktif. BebeLand hadir mendukung rasa peduli anak untuk berbagi inspirasi tentang pentingnya pengembangan aksi bekerjasama, aksi menolong dan aksi berbagi seiring daya pikir untuk mendorong si Kecil menjadi Anak Hebat. 


BEBELAND hadir di Summarecon Mall Bekasi yang dilaksanakan pada 7-8 September 2019 yang bertajuk "Bebelac Hadirkan BebeLand untuk Ajak Orangtua Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil". Temanya sangat menohok dan memberikan ajakan kepada semua orangtua untuk mengasah rasa peduli anak terhadap lingkungan sekitar dan mengetahui pola pikir anak akan keadaan sekitar.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Keramiaan dan Keseruan Acara Bebelac hadirkan BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil


Melihat wahana yang sangat edukatif dan mengasikkan anak-anak tentu sangat antusias. Dengan semangat menikmati seluruh permainan yang ada di BebeLand. Dalam menentukan jenis permainan di BebeLand pun Bebelac bekerjasama dengan Psikolog Anak, Roslina Verauli, M.Psi.,. Psikolog favorit saya banget, ilmu parentingnya sangat luar biasa. Dan saya sudah beberapa kali mendengarkan beliau sebagai pembicara di acara parenting.


Dalam acara BebeLand kali ini anak dapat berlatih mengendalikan emosi (EQ) dengan baik loh. Anak yang memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang baik ini juga merupakan anak yang cerdas. Untuk IQ sendiri itu bisa bergantung dari genetik dan nutrisi makanan, sedangkan untuk EQ itu dapat dilatih! Caranya bisa memulai dengan membacakan cerita dan kita bisa mengajarkan berbagai emosi-emosi yang ada, lalu memberikan gambaran apabila ada suatu kejadian bagaimana anak kita harus berperilaku. Atau kita bisa melakukan social experience role play yang seru dan menarik agar anak tertarik sekaligus melatih EQ mereka seperti di acara BEBELAND ini.


Verauli mengatakan "Semua wahana permainan di BebeLand ini adalah permainan yang sangat edukatif dan dibuat khusus untuk mengasah aksi anak. Permainan di BebeLand sendiri pun harus persetujuan dan layak uji oleh psikolog Verauli. Dan uniknya semua wahana permainan BebeLand ini tidak ada diluaran permainan anak pada umumnya". Wow eksklusif sekali permaian BebeLand, wajib datang dan coba nih bersama anak dan keluarga.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Penulis dan Psikolog Anak Roslina Verauli, M.Psi
Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Psikolog Anak Roslina Verauli, M.Psi menjelaskan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional



Psikolog ibu dari dua anak ini menekankan bahwa dengan empati dan rasa peduli, anak-anak mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain. Dengan mengembangkan rasa peduli, anak mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Seperti cerita saya dengan anak di tempat makan yang membantu tanpa pamrih. 


Kecerdasan inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si anak agar mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati. Karena semua permainan di BebeLand sudah dirancang dengan alur cerita “masalah - solusi”, dimana anak dilatih untuk mengasah rasa pedulinya terlebih dahulu, sebelum kemudian diajak melatih daya pikirnya untuk cepat tanggap memberi solusi yang berguna bagi sekitarnya. 


Melalui pengalaman interaktif di BebeLand, diharapkan orang tua dapat berperan lebih aktif dalam mengarahkan serta mengembangkan aspek kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual anak khususnya di usia satu tahun ke atas. Usia dimana berbagi aspek kecerdasan dan keingintahuan anak berkembang dengan sangat cepat serta tanggap. 

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Anak-anak diajak menciptakan eksperimen Bebelac Science Club


Wahana permaian BebeLand pun menghadirkan 15 permainan edukasi dalam 3 area besar, yaitu BebeTown, BebeSea, dan BebeForest seperti di Disneyland. Wahana games ini merangsang berbagai area kecerdasan pada anak seperti kecerdasan berpikir, kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual dan kecerdasan sosial. Anak akan bertemu dengan anak lainnya dan menjawab berbagai tantangan seru di BebeLand.

1. BebeTown terdapat wahana Light the City, Build the Bench, Fix the Gears, Move the Log dan Save the Animal. 
Wahana yang mengedukasi anak akan peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya dan mengajarkan anak belajar memperindah kota.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
BebeTown di Bebeland, Bebelac


2. BebeSea terdapat wahana Clean the Ocean, Viral Savior, Preserve the Turtle, Helping Friends, & Fix the Bridge.
Wahana yang mengedukasi anak akan peduli menyelamatkan laut, alam, tumbuhan, laut dan hewan dari pencemaran seperti sampah.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
BebeSea di Bebeland, Bebelac


3. BebeForest terdapat wahana Rescue the Cat, Save the Forest, Find the Way, Feed the Animal, Save the Earth.
Wahana ini mengajak anak temukan solusi untuk melestarikan hutan dan menjaga kesusakan hutan.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
BebeFores di BebeLand, Bebelac



Setiap mengunjungi wahana permainan dan berhasil memecahkan tantangannya anak-anak akan mendapatkan patch yang ditempel divest anak hebat. Jadi jangan khawatir ya Moms, semua permainannya sangat kids comfort zone banget. Permainannya cocok buat anak-anak hebat dan menghasilkan 3 aksi hebat Si Kecil Moms.

1. Aksi Bekerjasama, bagaimana si Kecil bertemu dengan anak lainnya untuk bekerjasama membantu dalam hal kebaikan.

2. Aksi Menolong, bagaimana si Kecil membantu serta menolong teman dalam kesulitan. Disinilah rasa emapti anak akan berkembang pesat.

3. Aksi Berbagi, bagaimana sikap si Kecil care and share dengan anak lainnya. 

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Aksi Peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya


Dari ke 3 aksi ini akan menjadikan anak peka akan lingkungan sekitarnya, anak punya solusi setiap ada masalah dan memiliki rasa empati terhadap lingkungan yang semakin hari semakin baik melalui daya pikirnya. Itulah peduli cerdas emosional melakukan aksi tersebut namanya cerdas emosional maka timbul #AksiHebatDariHati.


Acara talkshow pun semakin ramai dan excited ditambah kehadiran Jonathan Frizzy bersama istrinya sebagai orang tua dari 3 orang anak menyampaikan keinginannya untuk membesarkan anak hebat. “Sebagai orang tua, saya sadar bahwa pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial berkembang sangat pesat. Pada masa inilah saat yang tepat bagi saya sebagai orang tua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intelektual, emosi, dan sosial. Untuk itu, saya akan selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka untuk membantu mereka selalu siap dalam menerima stimulasi untuk mengasah rasa peduli dan daya pikir sejak dini.”

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
(KiKa) MC, Psikolog Anak Roslina Verauli, Jonathan Frizzy beserta Istri dan Deska dari Head Bebelac


Selain itu, keluarga Frizzy juga melakukan stimulasi rasa peduli pada ke 3 anaknya dengan mengajarkan anak mengungkapkan perasaan, memiliki rasa peduli terhadap lingkungan sekitar, hingga melakukan aksi kecil yang bermanfaat bagi orang lain. Saya sangat mengapresiasi Bebelac melalui kegiatan BebeLand ini, karena dapat menginspirasi kita sebagai orang tua tentang bagaimana mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil melalui berbagai permainan edukatif yang tersedia dan juga dapat mengajak anak untuk memahami banyak situasi sosial di sekitarnya serta dapat bersosialisasi dengan anak-anak seusianya.”


Deska Hapsari Nugrahaini selaku Head Bebelac menyampaikan "Melalui kegiatan BebeLand ini, Bebelac berharap dapat mendorong dan menginspirasi lebih banyak orangtua untuk dapat memberikan stimulasi yang seimbang dengan mengasah aspek rasa peduli seiring dengan daya pikir si Kecil, sehingga semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh menjadi Anak Hebat, yang punya rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi. Bebelac percaya bahwa rasa peduli dapat mendukung daya pikir si kecil berkembang lebih baik. Bebelac berkomitmen untuk terus mendukung orang tua dalam memberikan solusi nutrisi berkualitas tinggi dan mendorong penerima stimulasi tepat sejak dini.

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil
Keseruan anak dan ibu dalam berkreasi cupcake bersama chef demo masak


Selain talkshow, sangat banyak acara edukasi yang disediakan Bebelac untuk meningkatkan kreatifitas nggak kalah serunya. Seperti demo memasak dengan chef, bermain bersama teman-teman baru dan bertemu dengan Nusa dan Dara lho. 

Bebelac BebeLand Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil



Keseruan BebeLand akan hadir kembali di Tunjungan Plaza Surabaya pada 28-29 September 2019 dan Plaza Medan Fair pada 26-27 Oktober 2019. Yuk catat tanggalnya dan hadir ke BebeLand di kota kalian ya Moms.


Untuk informasi lanjut boleh lho intip dan kepoin instagram Bebelac yaitu @bebeclub.

Sabtu, 07 September 2019

IKAPI Mengadakan International Simposium on Education Menuju Pagelaran IIBF 2019



Gemar membaca sudah menjadi tabiat dari penggemar berburu buku. Dengan kebiasaan membaca otomatis akan menambah pembendaharaan ilmu dan pengetahuan. Seperti kata kiasan buku adalah senjata masa depan.

IIBF 2019 Simposium International
International Simposium on Education (Achieving Equitable Quality Education Through Tecnological and Pedagogical Progress) 


Dalam waktu dekat Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) akan menyelenggarakan Indonesia International Book Fair 2019 (IIBF) 2019. Pagelaran buku ini akan diadakan pada tanggal 4 sampai 8 September 2019 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran kali ini akan menghadirkan berbagai macam buku dari berbagai penerbit.


IKAPI sebagai asosiasi profesi penerbit satu-satunya di Indonesia yang menghimpun para penerbit buku dari seluruh Indonesia. 


Ibu Rosidayati Rozalina selaku Ketua Umum Ikapi  mengatakan bahwa "IKAPI berupaya agar pameran buku tersebut memberi manfaat sebagai ajang promosi literasi dan penjualan buku melalui buku-buku baru, best seller, impor, dan buku murah yang dapat dinikmati oleh para pengunjung."

IIBF 2019 Simposium International
Ibu Rosidayati Rozalina Ketua IKAPI, IIBF 2019 Simposium International 


Demi kelancaran acara pagelaran IIBF 2019, pada tanggal 3 September 2019 lalu diadakan International Simposium on Education (Achieving Equitable Quality Education Through Tecnological and Pedagogical Progress) yang diadakan di Kemendikbud yang dihadiri oleh narasumber lokal dan luar Indonesia. 


Adapun narasumber yang hadir di acara Simposium sebagai pembicara antara lain dari Asosiasi Penerbit Internasional (International Publishers Association/IPA), Oxford University Press, Akademisi Rhenald Khasali, Ricky Pesik selaku Wakil Kepala Bekraf dan Chandra Darusman selaku Mantan Deputi World Intellectual Property Organization (WIPO).



International Simposium on Education (Achieving Equitable Quality Education Through Tecnological and Pedagogical Progress) 


Simposium mendapat dukungan dari Kemendikbud dan Bekraf. Acarapun digelar dalam dwi lingual bahasa Indonesia dan Inggris. Pameran buku berskala internasional atau IIBF sudah menjadi berkelas internasional sejak 2014 dengan mengundang para penerbit dan guest of honour dari mancanegara. IIBF sudah digelar ke-39 di Indonesia sejak diadakan pertama kali pada tahun 1980.

IIBF 2019 Simposium International
Mendikbud Muhadjir Effendy, IIBF 2019 Simposium International 


Pada kesempatan terbaik ini Mendikbud Muhadjir Effendy membuka simposium tersebut sekaligus menjadi pembicara utama mengatakan "Sangat banyak pembicara internasional dan dari dalam negeri. Jadi tahun ini cukup kental nuansa internasionalnya, mulai dari simposium, IIBF, dan IPP."


Simposium International sebagai ajang pertemuan antara profesional penerbitan dan pakar dari mancanegara. Kehadiran IPA juga sebagai bagian dari rencana Jakarta sebagai World Book Capital City. Indonesia sedang mengalami pertumbuhan di industri literasi dunia sejak terciptanya momentum yang signifikan sebagai Guest of Honour dalam Frankfurt Book Fair 2015.

IIBF 2019 Simposium International
Narasumber International Simposium on Education IIBF 2019

IIBF 2019 juga diwarnai dengan program perdagangan hak cipta antara penulis dan penerbit dari berbagai negara, yakni Indonesia Partnership Program (IPP). IPP dan Simposium Internasional terhadap kemajuan tentang pendidikan. Tujuan diselenggarakannya IPP untuk membuat Indonesia menjadi sumber dan pusat pemasaran hak cipta terjemahan (copyright) di dunia internasional. 


Tujuannya untuk membuat Indonesia menjadi pusat pemasaran hak cipta terjemahan (copyright) di dunia. IPP ini mendorong terjadinya transaksi antara penerbit Indonesia dan mancanegara. Dengan begitu, IIBF tidak hanya menjual buku dari penerbit kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pusat transaksi hak cipta terjemahan dari penerbit lokal ke dunia internasional.


Itulah pentingnya edukasi seminari Simposium Internasional terhadap pendidikan, pengaruh teknologi terhadap pendidikan saat ini, dan penggunaan hak cipta. Program ini akan membawa kerjaasama penerbit Indonesia dengan penerbit mancanegara. Jadi IIBF tidak hanya konvensional menerbitkan dan menjual buku dari penerbit ke masyarakat, tapi juga jadi pusat transaksi hak cipta terjemahan dari penerbit lokal ke dunia internasional.

IIBF 2019 Simposium International
Andreas Baer, International Publishers Association, International Simposium on Education 

Dukungan Kemendikbud dan Bekraf Hal baru lainnya pada IIBF kali ini yaitu simposium yang mendapat dukungan dari Kemendikbud dan Bekraf. Supaya setiap menulis dan pengarang yang gemar menulis untuk mendapatkan insentif khusus kepada para pembeli hak cipta potensial dari luar neger yang akan hadir dan melakukan transaksi di IIBF. 


Prof. Rhenald Kasali seorang penulis, akademisi dan pebisnis mengatakan bahwa "IIBF 2019 diharapkan menjadi pintu menuju pasar global bagi peserta dari Indonesia, sedangkan bagi peserta dari negara lain bisa menjadi akses untuk memasuki pasar di Asia Tenggara. Di samping itu, pameran buku berskala internasional ini pun bisa menjadi ajang pertemuan bagi para pelaku industri kreatif sehingga bukan sekadar book fair, melainkan book affair."

IIBF 2019 Simposium International
Prof. Rhenald Kasali seorang penulis, akademisi dan pebisnis, International Symposium On Education 



Indonesia Intenational Book Fair (IIBF) 2019

IIBF 2019 akan dibanjiri pameran dan penjualan buku, ada berbagai kegiatan yang digelar, misalnya transaksi hak cipta, diskusi, lomba untuk anak-anak, serta interaksi antara para aktivis literasi seperti penerbit, penulis, pustakawan, seniman, budayawan, pelaku pendidikan, dan industri kreatif lainnya." Acara tahunan yang sangat banyak sharing ilmu nih ya.


IPP dan simposium internasional memberi insentif khusus kepada para pembeli hak cipta potensial dari luar neger yang akan hadir dan melakukan transaksi di IIBF 2019 dengan target sebanyak 45 penerbit akan mengikuti program, yang terdiri dari 15 penerbit untuk paket Gold, 15 penerbit untuk paket Silver, dan 15 penerbit untuk paket Bronze. 

IIBF 2019 Simposium International
International Symposium On Education

Momentum ini harus dimanfaatkan dengan menjadi tuan rumah dalam industri kreatif yang bertujuan menciptakan lebih banyak lagi nilai tambah bagi perekonomian negara kita dalam industri penerbitan. IIBF ini jadi upaya kita bersama untuk mengembangkan industri penerbitan dan perbukuan, serta kemajuan literasi Indonesia ke depan. 


#IIBF2019

4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat

đź’–Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan. Sementara tinggalkan semua aturan yang kadang terlalu mengikat dan tak be...