Minggu, 10 November 2019

Domus Revo Teknologi Baja Ringan Bangun Rumah Hanya 5 Hari



Domus, Tata Logam - Rumah atau tempat tinggal adalah tempat terbentuknya keluarga harmonis. Dibawah atap persegi empat ini tercipta sinergi dan kasih sayang dalam keluarga. Itulah sebabnya bagi pasangan muda yang hendak menikah segera memiliki rumah. Supaya keluarga barunya nanti terlahir dengan bahagia. 


Konstruksi Infrastruktur 2019
Domus Revo Teknologi Baja Ringan Bangun Rumah Hanya 5 Hari



Keluarga milenials memiliki harapan punya rumah dengan harga murah, berteknologi baja ringan, dan hemat budget. Terutama penyelesaian bangun rumah hanya dikerjakan dalam 5 hari. Bikin rumah hanya 5 hari bisa? Bisa banget pakai Domus yang ramah di kantong. 



Dengan inovasi bangun rumah yang bisa selesai hanya 5 hari dengan Domus Revo yang dikembangkan oleh PT Tatalogam Lestari, sebuah perusahaan genteng metal dan rangka baja ringan terbesar di Indonesia. Karena dibuat dengan sistem melalui perencanaan yang matang, penentuan bahan, tahap perakitan dan pemasangan oleh tukang sesuai ahlinya. 


DOMUS adalah Rumah Permanen yang dibangun dengan sistem yang dikembangkan oleh PT. Tatalogam Lestari dengan teknologi pembangunan rumah yang CEPAT, kuat dan indah, dan diklaim bisa tahan gempa.



Domus Revo Solusi Tepat Bangun Rumah Hanya 5 Hari

Sekarang kalau bangun rumah gak cukup duit segepok. Harus punya budget seember untuk membangun rumah mewah idamah sesuai kebutuhan. Gimana tidak mahal, sekarang ini semua bahan bangunan serba mahal. Selain itu biaya tukang meningkat dan jumlah personil tukang pun banyak untuk membangun sebuah rumah.


Tatalogam Lestari
Booth Domus pameran Konstrusi Indonesia 2019 di JIEXPO Kemayoran



Sangat miris bukan kalau menghitung berapa banyak budget yang kita keluarkan untuk membangun sebuah rumah. Kebetulan sekali beberapa hari lalu aku berkunjung ke JIEXPO Kemayoran Jakarta untuk mengikuti Pameran Konstruksi Indonesia 2019, yang berlangsung pada tanggal 6-8 November 2019. Dan aku pun langsung mendatangi booth Domus dari PT Tatalogam Lestari. 


Sebenarnya aku kepo banget dengan inovasi terbaru Domus Revo yang bisa membangun rumah CEPAT, kuat dan indah. Soalnya pengalaman pribadi, rumah aku dibangun membutuhkan waktu berbulan-bulan selesainya dan biaya membengkak. Tapi sekarang aku jadi paham banget membangun rumah gak perlu mahal dengan Domus Revo.



Rumah Permanen Instan DOMUS REVO

Bangun rumah pakai Domus Revo sangatlah praktis. Bisa dibongkar pasang, proses instalasinya mudah. Sistemnya plug and play, langsung rakit, rumah langsung jadi. Selanjutnya inggal lakukan finishing. 


Bikin rumah 5 hari
Tatalogam Lestari
Macam-macam dan tipe baja ringan





DOMUS sangat layak menjadi pilihan bagi masyrakat yang memerlukan rumah baik diperkotaan, didaerah urban, perkebunan, pertambangan maupun daerah bencana. Domus Revo juga sebuah terobosan baru untuk mengurangi masalah kekurangan perumahan dan masalah-masalah sosial akibat bangunan yang tidak layak huni. 


Bapak Stefanus rekontruksi Domus mengatakan bahwa "Teknologi Domus bisa diaplikasikan untuk bangunan rumah tinggal, pasar, ruko, pabrik, dan gudang. Dengan komponen struktur dinding memakai kanal U dan rangka atap baja ringan, menjadikan Domus sebagai bangunan permanen yang kuat, indah, dan tahan gempa".


Konstruksi Infrastruktur Indonesia 2019
Bapak Stefanus menjelaskan keunggulan dari teknologi Domus



Teknologi Domus tidak hanya bisa diaplikasikan untuk bangunan permanen, tetapi juga sangat tepat diterapkan bagi hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana alam. Seperti waktu lampau gempa bumi di Lombok dan sekitarnya, Domus terjun membangun rumah menggunakan baja ringan berkualitas tinggi. 


Adapun DOMUS REVO menjadi solusi masalah kekurangan perumahan dan masalah-masalah sosial akibat bangunan yang tidak layak huni. Kehadiran DOMUS REVO sebagai suatu solusi perubahan terhadap sistem, metoda, untuk mempermudah dan mempercepat membangun rumah.


DOMUS REVO mampu memenuhi kebutuhan bangunan rumah dengan cepat, memenuhi persyaratan fleksibilitas pada unit tempat tinggal sebagai penyesuaian terhadap perkembangan kebutuhan penghuni, serta menghasilkan bangunan rumah yang dapat beradaptasi terhadap perubahan sosial ekonomi dan teknologi.


DOMUS REVO hadir guna mempercepat jangka waktu konstruksi dan pengerjaan di lokasi, kualitas terkontrol di pabrik, maka beberapa masalah yang berhubungan dengan biaya konstruksi dan gangguan terhadap lingkungan saat konstruksi sedikit banyak bisa tereduksi. Selain itu respon terhadap isu berkeberlanjutan mulai lebih diperbaharui dengan pemanfaatan material-material bangunan ramah lingkungan (eco friendly materials).


Infrastruktur Konstruksi Bangunan
Teknologi Domus bangunan cepat, kuat dan cukup 5 hari membangun rumah 




Keunggulan DOMUS REVO Baja Ringan

Sejauh ini DOMUS konstruksi sudah bersumbangsih membangun infrastruktur di Indonesia. Dimana domus memiliki keunggulan tersendiri mulai dari bahan baku, dicetak menjadi struktur-struktur basis metal hingga rumah jadi sendiri. 



Nah, domus memiliki tim untuk membangun rumah langsung lho. Dan sudah dilakukan restorasi gempa di lombok hingga saat ini. Baja ini sifatnya lentur jadi tetap bisa dipakai kembali. Dan sifatnya bisa didaur ulang kembali. Dari sisi logistik baja ringan ini lebih ringan, tahan gempa dan mudah dipasang. Tentu saving waktu pengerjaan. 



Teknologi Domus sendiri sebuah sistem sudah diterapkan pada rumah biasa, mewah, menengah dan rumah subsidi sederhana hingga rumah berlantai tiga. 



Seperti yang dikatakan Presiden RI Bapak Joko Widodo bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang cepat. Bahwa produk-produk Tata Logam ini mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia. Domus tetap support pembangunan infrastruktur tata ibukota negara nantinya. 




Domus Revo
Booth DOMUS pameran Konstruksi Indonesia 2019 di Jiexpo Kemayoran


DOMUS tersedia dalam 3 tipe standar : Tipe 21, Tipe 30, Tipe 36 dan Tipe 45.



Domus sendiri sudah seratus persen produk dalam negeri. Dengan pabrik berlokasi di Cikarang pada tahun 2014. Penggunaan baja ringan meningkat daripada menggunakan kayu. Dengan berstandar SNI, Domus tetap meningkatkan kualitasnya dalam membangun infrastruktur. 



Nah, boleh banget nih buat teman-teman yang punya keinginan renovasi rumah, domus baja ringan bisa menjadi solusi tepat. Karena dengan menggunakan domus baja ringan lebih hemat, awet, kualitas tinggi dan pengerjaannya lebih cepat hanyan 5 hari. Savety money banget ya.



Bangga dong pastinya punya rumah menggunakan produk negeri. Apalagi ini menggunakan baja ringan yang masa pakainya mengikuti usia bangunan. Aku jadi tertarik nih menggunakan baja ringan buat renovasi rumah nantinya.


#Domus4IbukotaBaru

Sabtu, 09 November 2019

Kenali Penyakit Parkinson Dan Cara Mengobatinya Di Rumah Sakit Premier Jatinegara



Parkinson - Penyakit pada usia tua itu pasti ada. Terutama usia 60 tahun ke atas akan banyak penyakit tidak menular yang dihadapi orangtua. Salah satunya penyakit Parkinson. Apa sebenarnya penyakit Parkinson itu? Jujur aku baru pertama sekali mendengar penyakit ini.

Rumah Sakit Premier Jatinegara
Kenali Penyakit Parkinson Dan Cara Mengobatinya Di Rumah Sakit Premier Jatinegara


Mengenal Parkinson

Aku punya nenek yang usianya sudah mencapai 100 tahun dan sampai sekarang ini masih hidup. Nenek berjalan menggunakan tongkat dan kursi roda. Kalau dilihat dari segi kesehatan nenek termasuk sehat tidak ada penyakit kritis. Namun nenek mengalami semua jari-jari tangan dan kaki bengkok-bengkok sehingga tidak kuat berjalan bahkan berdiri lama. Berjalan pun serasa goyang bergetar tangan dan kaki. 


Awalnya aku berpikir hal yang lumrah penyakit menua terjadi pada nenek. Setiap kali diajak berobat selalu mengatakan "Nenek sehat, beginilah sakitnya opung-opung sebentar lagi juga menghadap Tuhan, Nggak perlu berobat buang-buang duit". Memang sekarang nenek pun selalu mengulang-ulang perkataan dan cerita yang sama. Setelah aku browsing di internet ternyata nenek mengalami penyakit Parkinson. Aku perhatikan gejala-gejalanya sama, tapi nenek tetap tidak mau ambil tindakan. 

Rumah Sakit
Parkinson banyak dialami usia lansia di Indonesia

Beruntung sekali beberapa hari lalu, aku menghadiri acara talkshow "Mengenal Parkinson" bertempat di ruang Auditorium lantai 9 Gedung Poliklinik Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta Timur (7/11/2019). Dengan pembicara pakar Parkinson yaitu dr. Sukono Djojoatmodjo Sps.




Apa itu Penyakit Parkinson

Melalui penelitian literasi kesehatan lebih dari 150 ribu kasus Parkinson per tahun di Indonesia. Sebenarnya penyakit apa Parkinson itu sehingga angka kasusnya tinggi dan banyak dialami lansia? 


Parkinson adalah kelainan saraf progresif yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Dimana kehilangan kontrol pergerakan otot, penyakit ini juga menyebabkan otot kaku atau gerakan motorik melambat. Akibatnya, penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.


Penderita Parkinson juga akan mengalami kondisi kesehatan semakin memburuk secara bertahap seiring berjalannya waktu. Benar sekali keadaan nenek semakin memburuk sehingga tidak kuat berdiri, berjalan bahkan tidur terlalu lama juga nggak bisa. Penyakit ini tidak dapat sepenuhnya sembuh, namun perlu melakukan tindak lanjut pemeriksaan untuk mengurangi gejala.

Spesialis Saraf
dr. Sukono Djojoatmodjo Sps (Spesialis Saraf) Klinik Parkinson menangani saraf di RS. Premier Jatinegara



dr. Sukono Djojoatmodjo Sps (Spesialis Saraf) mengatakan "Penyakit Parkinson ini tidak boleh dianggap sepele. Parkinson merupakan penyakit yang dulunya langka, tapi belakangan ini menjadi lebih banyak terjadi pada sebagian orang. Karena penyakit degeneratif ini bisa menyerang siapa aja, mayoritas lansia. Oleh karena itu Rumah Sakit Premier Jatinegara sangat concern untuk mengenalkan penyakit Parkinson pada masyarakat. Sembari mengenalkan Klinik Parkinson salah satu klinik yang menangani saraf di RS. Premier Jatinegara.


Penyakit parkinson berasal dari seorang dokter, James Parkinson. Penyakit ini disebabkan oleh kerusakan sel saraf pada suatu area di otak yang dikenal dengan substantia nigra. Ketika berfungsi normal, saraf-saraf ini akan memproduksi zat kimia penting yang dikenal sebagai dopamine, lanjut dokter spesialis ahli saraf di RS. Premier Jatinegara.

Saraf Motorik
dr. Sukono Djojoatmodjo Sps menjelaskan Tanda dan gejala penyakit parkinson menyerang sensor motorik tubuh 



Fungsi dopamine adalah sebagai zat pembawa pesan yang membiarkan komunikasi antara substantia nigra dan corpus striatum; daerah lainnya pada otak. Komunikasi tersebut berpengaruh pada pergerakan saraf.  Produksi dopamine yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh kehilangan kendali atas kemampuan menggerakkan badan.



Gejala dan penyebab Penyakit Parkinson

Segala penyakit tentu ada gejalanya terlebih dahulu yang berangsur-angsur menjadi penyakit serius dan segera diambil tindakan. Gejala awal parkinson biasanya cenderung ringan dan tidak disadari oleh penderita. Terdapat 3 gejala utama yang dialami penderita Penyakit Parkinson yaitu tremor, gerak tumbuh melambat dan kaku otot.


Kalau sudah menyangkut sensor motorik pasti berhubungan dengan saraf. Mengingat lansia dengan keterbatasan tenaga dan pergerakan banyak menderita parkinson. Penyakit Parkinson terkait dengan kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak yang disebut susbstantia nigra. Hal itu menyebabkan berkurangnya produksi dopamin sehingga gerakan tubuh melambat.

Parkinson
Diagnosa Penyebab Penyakit Parkinson 



Tanda dan gejala jika penyakit parkinson mulai menyerang sensor motorik tubuh yaitu :

1. Tremor. Gemetar diawali pada bagian kaki atau tangan, bahkan jari. Salah satu karakteristik dari Parkinson adalah adanya gerakan tak terkendali pada tangan ketika dalam keadaan rileks.

2. Pergerakan yang melambat. Seiring berjalannya waktu, kemampuan bergerak akan menurun akan lamban dalam bergerak. Langkah saat berjalan akan menjadi lebih pendek serta kesulitan berdiri dari kursi. Lambat laun, penderita akan menyeret kakinya ketika mencoba melangkah.

3. Otot menjadi kaku. Kekakuan ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun. Otot-otot yang mulai kaku ini akan membatasi pergerakan dapat menyebabkan rasa sakit.

4. Gangguan postur dan keseimbangan. Tubuh akan mengalami perubahan postur, menjadi bungkuk, dan hilangnya keseimbangan.

5. Gangguan gerakan ‘otomatis’. Penderita mungkin akan mengalami penurunan kemampuan untuk menggerakkan tubuh yang seharusnya terjadi otomatis tanpa berpikir dulu, seperti berkedip, tersenyum, atau mengayunkan lengan ketika berjalan.

6. Adanya perubahan cara bicara. Penderita akan merasa berbicara lembut, cepat, dan ragu-ragu sebelum berbicara. Atau nada bicara akan terdengar monoton.

7. Penurunan kemampuan menulis. Penderita akan menemukan kesulitan ketika menulis dan perubahan struktur tulisan menjadi kecil.



Kalau sudah megetahui gejala dan tanda-tandanya, kita sudah bisa melakukan tindakan membawa penderita ke rumah sakit atau klinik khusus saraf. Tapi sayangnya nenek aku nggak mau dibawa pemeriksaan ke dokter ahli saraf.


Ternyata penyakit parkinson memiliki tingkatan (stadium) kritis terhadap kesehatan. Layaknya penyakit kanker ada tingkatannya. Berikut stadium dropnya imun tubuh penderita parkinson yang harus kita kenal dan ketahui.

1. Stadium 1. Pada stadium 1, gejala penyakit Parkinson tergolong ringan dan tidak mengganggu aktivitas penderita.

2. Stadium 2. Jangka waktu perkembangan penyakit Parkinson dari stadium 1 ke stadium 2 berbeda pada tiap penderita, dapat berlangsung dalam hitungan bulan atau tahun. Pada tahap ini, gejala mulai terlihat.

3. Stadium 3. Penyakit Parkinson stadium 3 ditandai dengan gejala yang makin jelas terlihat. Gerak tubuh mulai melambat, dan mulai mengganggu aktivitas penderita.

4. Stadium 4. Pada tahap ini, penderita mulai kesulitan berdiri atau berjalan. Gerak tubuh penderita akan semakin melambat, sehingga membutuhkan bantuan orang lain untuk menunjang aktivitasnya.

5. Stadium 5. Penyakit Parkinson stadium 5 dapat membuat penderita sulit atau bahkan tidak bisa berdiri sama sekali. Penderita juga dapat mengalami waham (delusi) dan halusinasi.

Rumah Sakit Premier Jatinegara
Parkinson dapat menyebaabkan rasa kaku dan gemetaran



Pengobatan Penyakit Parkinson

Setelah mengetahui gejala, tanda-tanda dan tingkat stadium penyakit parkinson. Kita fokus bagaimana cara mengobati dan mencegah keparahan dari penyakit parkinson. Ada beberapa cara penanganan Penyakit Parkinson yang dilakukan bertujuan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderita. 

  1. Terapi suportif, seperti fisioterapi.
  2. Penggunaan obat-obatan, seperti obat oral, infus, antikolinergik dan levodopa.
  3. Prosedur bedah tergantung tingkat keparahan dari penyakit Parkinson itu sendiri.



Penyakit Parkinson tidak dapat diobati, namun dapat dicegah. Tentu dengan menerapkan pola hidup sehat dan gaya hidup sehat. Mulai dari berolahraga secara teratur, misalnya berjalan, membantu menjaga otot tetap lentur dan kuat. Kemudian rutin mengonsumsi makanan kaya antioksidan dipercaya dapat mengurangi risiko terkena Penyakit Parkinson.


Jika memang dibutuhkan tindakan serius baik itu pemeriksaan lanjut oleh dokter ahli saraf boleh langsung berkunjung ke RS. Premier Jatinegara karena fasilitasnya lengkap. Dengan hadirnya Klinik Parkinson salah satu klinik yang menangani penyakit berkaitan saraf di RS. Premier Jatinegara. Dengan minum obat sesuai resep dokter dan konsultasikanlah kepada dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

Mengenal Parkinson
Vlogger dan Blogger Gathering Mengenal Parkinson di Rumah Sakit premier Jatinegara



Rumah Sakit Premier Jatinegara menyediakan pelayanan untuk pengobatan Parkinson, karena sudah ada spesialis bedah syaraf yang mengatasi penyakit dua macam gejala, yaitu motorik dan non-motorik. Fasilitas Rumah Sakit Premier Jatinegara kebersihannya sungguh terjaga, pelayanan yang ramah dan sigap melayani pasien. Dan ruang perawatan penyakit parkinson juga eksekutif banget layaknya ruang perawatan VIP bak mirip kamar hotel berbintang 5.


Yuk, mulai sekarang selalu jaga kesehatan karena SEHAT ITU MAHAL harganya



RS Premier Jatinegara
Alamat : Jl. Jatinegara Timur No.85-87, RT.10/RW.2, Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13310
Jam buka :
Minggu 09.00–12.00
Senin - Sabtu 08.00–20.00
Telepon: (021) 1500908


@rspremierjatinegara
#RSPremierJatinegara
#parkinson #eventJakarta

Kamis, 07 November 2019

Edukasi Kesehatan Zona Ceria Germas Terapkan Isi Piringku Untuk Anak SDN Rawa Barat 05 Generasi Bangsa



Zona Ceria Germas - Dalam pertumbuhan anak kesehatan dan kecukupan asupan gizi seimbang adalah hal paling utama konsen orangtua. Pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas bagi tumbuh kembang seorang anak. Dimana struktur kecerdasan dan kemampuan anak untuk tumbuh dan belajar menjadi lebih baik. 

SDN Rawa Barat 05 Generasi Bangsa
Edukasi Kesehatan Zona Ceria Germas Terapakan Isi Piringku Untuk Anak SDN Rawa Barat 05 Generasi Bangsa


Pemenuhan Gizi Seimbang dapat orangtua terapkan mulai dari isi piring makanan anak. Tentu mendukung dan mencerdaskan generasi penerus bangsa. Hal ini terlihat betapa sehat dan semangatnya anak-anak SDN Rawa Barat 05 mengikuti Zona Ceria Germas dari Kementerian Kesehatan pada hari Kamis, 31 Oktober 2019 yang lalu.



Zona Ceria GERMAS go to School 
SDN Rawa Barat 05 Jakarta Selatan

Keseruan dan antusias anak-anak SDN Rawa Barat 05 mengikuti acara Zona Ceria Germas. Pagi hari dengan paparan sinar matahari pasan tidak menyurutkan semangat anak-anak penerus bangsa ini untuk mengikuti seluruh rangkaian acara. Karena acara yang disajikan oleh Kementerian Kesehatan yang bersinergi dengan pihak sekolah menciptakan anak-anak yang cerdas untuk masa depan.

Zona Ceria Germas Terapkan Isi Piringku
Keseruan suasana SDN Rawa Barat 05 Jakarta Selatan mengikuti Acara Zona Ceria Germas Terapkan Isi Piringku


Zona Ceria merupakan program anak yang hadir setiap harinya untuk menemani pemirsa cilik RTV. Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan RTV untuk menyebarluaskan GERMAS kepada masyarakat dan juga anak-anak sekolah dasar yang akan berlangsung mulai dari 30 Oktober sampai 31 Oktober 2019.


Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat bersama dengan RTV mengkampanyekan pentingnya GERMAS kepada anak-anak Sekolah Dasar dan Orangtua dalam acara Zona Ceria Goes to School beberapa hari yang lalu. GERMAS Goes To School kali ini menargetkan peserta siswa dan siswi SD mulai dari usia 6-12 tahun dengan sasaran peserta sebanyak 500 siswa dan siswi persekolah. Yang menjadi fokus utama adalah pemenuhan gizi seimbang.

Zona Ceria Germas Isi Piringku
Kepala Sekolah SDN Rawa Barat 05 Jakarta Selatan mengajak murid dan orangtua untuk pemenuhan gizi isi piringku


Gizi seimbang salah satu permasalahan besar dalam negara ini. Kita bisa melihat masih banyak anak-anak yang kurang asupan gizi. Faktor sulit makan penyebab asupan gizi seimbang menjadi sulit untuk dicapai. Sampai saat ini pemerintah juga gencar-gencar menerapkan pemenuhan asupan gizi seimbang melalui isi piring makanan yang dikonsumsi anak. 




Kegiatan ini tidak hanya menargetkan anak-anak SD saja, tetapi orangtua murid juga ikut serta dalam Parenting Talkshow demi menciptakan GERMAS yang akan diterapkan di lingkungan sekitar khususnya pada keluarga. Direktur Promosi Kesehatan dan pemberdayaan Masyarakat dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes mengatakan bahwa GERMAS ini di peruntukan bagi siswa dan siswi yang berusia antara 6-12 tahun serta peran penting orang tua murid untuk mensukseskan GERMAS.

Zona Ceria Germas Isi Piringku
Kemenkes bersinergi dengan SDN Rawa Barat 05 diliput oleh RTV mengadakan Zona Ceria Germas Terapkan Isi Piringku

Literasi kesehatan ini menjadi harapan utama untuk merubah pola pikir kita seperti apa pemenuhan gizi seimbang. Dengan menghadirkan acara Zona Ceria Germas Goes to School orangtua akan semakin melek akan gizi seimbang. Keseruan acara Zona Ceria Germas pun semakin meriah karena menghadirkan beberapa rangkaian acara seperti Pentas Seni, Lomba Mewarnai, Story Telling dan Magician, Lomba Kreasi Sarapan Sehat dan Seminar Parenting.

Zona Ceria Germas
Pentas Seni Tarian Tradisional Sirih Kuning SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Pentas Seni Modern Dance SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Pentas Seni Paduan Suara SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Pentas Seni Pencak Silat SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Pentas Seni Senam Cuci Tangan SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Story Telling, Atraksi Sulap dan Ddongeng oleh Kak Maulana SDN Rawa Barat 05
Zona Ceria Germas
Lomba Kreasi Sarapan Sehat, lomba ini pesertanya adalah ibu-ibu komite sekolah SDN Rawa Barat 05




Edukasi Isi Piringku Penuhi Gizi Seimbang Harian Anak Cerdas

Selain keseruan acara Zona Ceria Germas juga mengadakan seminar parenting dengan tema "ISI PIRINGKU". Yang dihadiri oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Bapak dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes dan dr. Tan Shot Yen, M.Hum yang merupakan salah satu nominasi Wanita Inspiratif pada tahun 2014.

Isi Piringku Zona Ceria Germas
Gizi Seimbang ISI PIRINGKU 



Acara seminar parenting ini bertujuan untuk menciptakan GERMAS yang nantinya di terapkan dalam lingkungan sekitar khususnya lingkungan keluarga sehingga peran aktif para orangtua murid dalam kegiatan ini sangat penting. Dan sampai saat ini masih banyak orangtua menganggap pola makan sehat itu adalah 4 sehat 5 sempurna. Ternyata penerapan tersebut sudah tidak berlaku lagi. 


Akan tetapi pemerintah telah mencanangkan pemenuhan gizi seimbang itu dengan "ISI PIRINGKU". Nah, edukasi literasi kesehatan seperti ini yang dibutuhkan orangtua murid supaya semakin melek dengan gizi. 



Isi Piringku Penuhi Gizi Seimbang Harianku

Belakangan ini Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengkampanyekan 'Isi Piringku' sebagai pengganti slogan '4 Sehat 5 Sempurna' untuk pedoman konsumsi sehari-hari dalam memenuhi gizi seimbang. Mainset ini yang perlu dirubah orangtua dalam pemenuhan gizi anak.

Gizi Seimbang
Sharing Gizi Seimbang oleh dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes 


Dr. Rizkiyana Sukandhi Putra, M.Kes selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat mengingatkan bahwa Isi Piringku merupakan pedoman agar masyarakat paham pentingnya makan sehat dengan gizi seimbang. Dengan harapan seluruh masyarakat khususnya orangtua mengetahui Isi Piringku demi terwujudnya generasi bangsa Indonesia sehat, kuat, pintar dan berdaya saing. 


Germas juga mengedukasi dan selalu menyuarakan untuk fokus terhadap asupan gizi anak. Mulai dari instansi kesehatan seperti di puskesmas, sangat diperhatikan menu-menu posyandu lebih variatif. Supaya anak-anak terhindar dari masalah kurang gizi, stunting, dan krisis nutrisi.


Selain itu, Kementerian Kesehatan juga tidak henti-hentinya mengkampanyekan masalah obesitas dan berbagai penyakit tidak menular (PTM) lainnya yang sangat mengancam masa depan dan kecerdasan anak. Mengatasi masalah kesehatan masih menjadi sebuah tantangan serius di Indonesia. Kini setidaknya masih ada triple burden atau tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi.


Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui. Kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, kanker dan jantung koroner.

Isi Piringku Zona Ceria Germas
dr. Tan Shot Yen selaku Pakar Kesehatan sekaligus Ahli Gizi Nasional 


dr. Tan Shot Yen selaku Pakar Kesehatan sekaligus Ahli Gizi Nasional menilai bahaya kesalahan pola makan sehat juga menyebabkan stunting bagi anak-anak. Pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 hari pertama anak sebagai tumbuh kembang optimal anak.


Untuk mencegah semua masalah nutrisi gizi ini orangtua harus memperhatikan asupan makan anak berdasarkan "Isi Piringku". Supaya anak-anak tidak terjatuh dalam malnutrisi yang sekarang ini terjadi di beberapa daerah pelosok diakibatkan kurangnya perhatian orangtua. Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara terkaya akan hasil alam makanan sehat seperti sayur, beragam buah, ikan, protein nabati dan hewani lainnya.


Terutama di jaman serba digitalisasi, orangtua banyak yang meninggalkan tradisi memasak menu sehat bagi keluarga. Apa-apa semuanya bisa dipesan melalui online. Padahal makanan siap saji itu tidaklah bagus bagi tumbuh kembang anak dan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Itulah sebabnya, Kementerian Kesehatan menerapkan Isi Piringku sesuai porsi per bahan pangan.

Zona Ceria Germas Isi Piringku
Sharing tentang Isi Piringku Gizi Seimbang dan Asupan Nutrisi tepat untuk anak


dr. Tan menekankan bahwa semua makanan yang dikonsumsi juga harus menyesuaikan usia, aktivitas, dan gender. Tidak hanya masalah enak atau tidak, tetapi konsumsilah makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Perlu sekali membuat perencanaan menu makanan sehat dan seimbang. Semua makanan harus dikonsumsi tetapi harus diingat takaran dan ukurannya. Seperti santan bukan dihindari karena kolesterol atau lemak tetapi secara alamiah tubuh juga membutuhkan kandungan santan. 



Apa saja menu Isi Piringku?

Kebanyakan orangtua masih belum fasih akan menu isi piringku. Karena selama ini selalu berpatokan pada 4 sehat 5 sempurna. Isi Piringku menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari : 


1. 50 persen karbohidrat dan protein. 
Seperti makanan pokok mengandung karbohidrat (Hidrat Arang/HA, bersifat menyenangkan, rasanya netral, murah harganya, mudah ditanam, mudah didapat, mudah diolah dan dapat disimpan lebih lama) yang harus dikonsumsi seperti beras, jagung, singkong, ubi, talas, sagu dan produk olahannya (roti, pasta, mie, dll). Dengan porsi karbohidrat sekali makan sebanyak 2/3 dari 1/2 Isi Piringku. 

Zona Ceria Germas
Yuk terapkan porsi Isi Piringku pada menu harian anak


Ditambah dengan lauk-pauk sebagai sumber protein dari hewani dan pangan sumber protein nabati. Seperti daging (sapi, kambing, rusa, dll), ikan termasuk hasil laut, telur, susu dan hasil olahannya. Sedangkan lauk-pauk nabati berupa tahu, tempe, kacang-kacangan (kacang merah, kacang tanah, kacang hijau, dll). Dalam konsep Isi Piringku tubuh membutuhkan lauk-pauk sekali makan sebanyak 1/3 dari 1/2 Isi Piringku.


2. 50 persen buah dan sayur
Perlu kita ketahui bahwa buah-buahan merupakan sumber vitamin dan mineral terbaik bagi tubuh yang kaya akan vitamin (Vit A, B, B1, B6, C), mineral, dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam buah-buahan berperan sebagai anti oksidan. Dalam konsep Isi Piringku tubuh membutuhkan buah-buahan sekali makan sebanyak 1/3 dari 1/2 Isi Piringku.


Selain itu untuk meningkatkan kinerjitas pola pikir anak harus butuh asupan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral yang kaya akan karoten, Vit A, Vit C, zat besi dan fosfor. Sangat ampuh sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Dalam porsi Isi Piringku tubuh membutuhkana sayur-sayuran dalam sekali makan sebanyak 2/3 dari 1/2 Isi Piringku.



Lingkungan Sehat
Mari Gerakkan dan Terapkan Hidup Sehat dengan Porsi Isi Piringku untuk Keluarga Sehat


Penuhi Isi Piringku menu setiap hari untuk hidup sehat dan produktif kita juga harus melakukan aktivitas fisik seperti olahraga minimal 30 menit setiap hari, melakukan pengecekan kesehatan ke balai kesehatan sekali sebulan, cuci tangan pakai sabun, pantau berat badan, membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari dan minum air putih 8 gelas sehari dan mengoptimalkan pola hidup sehat setiap hari.


Nah, sangat mudah dan simpel untuk hidup sehat. Sekarang tinggal kita orangtua menerapkan dan memulai hidup sehat secara signifikan. Terutama memperhatikan asupan gizi Isi Piringku bekal masa depan anak cerdas dan generasi bangsa. Lebih baik terapkan GERMAS sejak dini dalam lingkungan keluarga sehat.


#ZonaCeriaGermas

Domus Revo Teknologi Baja Ringan Bangun Rumah Hanya 5 Hari

Domus, Tata Logam - Rumah atau tempat tinggal adalah tempat terbentuknya keluarga harmonis. Dibawah atap persegi empat ini tercipta si...