Rabu, 21 Agustus 2019

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau

Jalan Hijau - Masih ingat nggak tempat terakhir jalan kaki dari tempat pemberhentian kendaraan umum sampai tempat tujuan? Masih ingat nggak terakhir kita jalan berapa meter dalam satu hari? Atau selama ini lebih memilih transportasi yang siap antar sampai ke depan pintu tujuan? 

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau



Kemudahan transportasi online masa kini memang membuat kita jarang jalan kaki, jarang menggerakkan tubuh, jarang menikmati area jalanan sekitar dan jarang beradaptasi dengan sekitar. Bahkan ke pasar tradisional dan mini market dekat rumah saja kita sudah menggunakan kendaraan. Padahal kan kalau jaraknya masih dekat lebih baik jalanin saja ya. 


Belakangan ini sangat banyak kampanye tentang Sustainable yaitu limbah yang merusak lingkungan dimana kita hidup. Sustainable Kendaraan yang sekarang ini semakin banyak memenuhi jalanan. Padahal pemerintah sudah bergerak dan hampir finish memfasilitasi semua transportasi umum mulai dari Commuter Line, Moda Raya Terpadu Jakarta, Lintas Rel Terpadu Jabodebek, Trans Jabodebek dan transportasi berbasis online lainnya.

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Setelah turun dari angkutan umum, yuk jalanin aja kalau dekat. Supaya tubuh sehat lho!!!



Tepat pada tanggal 20 Agustus 2019, pagi-pagi yang cerah aku berjalan kaki di trotoar arteri jalan besar Kota Bekasi menikmati paparan sinar matahari sungguh kebahagiaan hakiki. Dengan menyemarakkan gerakan kampanye #JalanHijau dengan jalan kaki. Momen seperti ini sudah sangat lama tidak aku lakukan. Biasanya kemana-mana sangat mudah hanya mengandalkan smartphone sampai di tempat tujuan. Tapi momen Jalan kaki sendirian ini saja sangat aku syukuri. Apalagi kita bisa jalan sama-sama, lebih bersyukur lagi dan makin bahagia senantiasa.

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Petugas Kampanye #JalanHijau membagikan masker mulut pada setiap pengendara di lampu merah



Kampanye Jalan Hijau adalah kampanye yang dilakukan oleh BPTJ yang bertujuan untuk mendorong semaksimal mungkin masyarakat untuk berpindah dari kendaraan (bermotor) pribadi ke angkutan umum massal dan berjalan kaki.


Kenapa gerakan kampanye menjaga kesehatan lingkungan ini disebut dengan Jalan Hijau? Jalan Hijau mengandung pengertian bahwa apabila semakin banyak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum dan berjalan kaki maka jalan akan menjadi semakin ramah lingkungan (hijau). 

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Jalan kaki menyebrangi jalan menuju lokasi tujuan



Setidaknya dengan menggunakan kendaraan umum kita dapat mengurangi kemacetan dan pencemaran lingkungan akibat sustainable kendaraan. Aksi ini akan memberikan banyak dampak positif baik secara individu maupun bagi masyarakat secara umum.


Nah, kebayang kan lingkungan hidup yang kita tinggali jauh akan lebih buruk dari sekarang dan jika substainable lingkungan berkelanjutan. Setidaknya ada 2 aspek yang melatarbelakangi dilakukannya kampanye #Jalanhijau ini yaitu isu transportasi dan isu kesehatan/lingkungan. 

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Cintai Lingkungan dan Tubuhmu dengan Jalan Kaki Tiap Hari



Isu transportasi adalah kenyataan bahwa lalu-lintas semakin macet dengan tingginya penggunaan kendaraan (bernotor) pribadi dan masih belum maksimalnya pemanfaatan angkutan umum massal dan aktifitas berjalan kaki. Bahkan terdapat kecenderungan jarak-jarak tertentu yang seharusnya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kini masyarakat lebih memilih menggunakan sepeda motor.


Isu kesehatan fakta menunjukkan kemacetan akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) menyebabkan polusi udara parah yang berdampak serius bagi kesehatan. Selain itu tingginya penggunaan kendaraan pribadi terutama sepeda motor menyebabkan kecenderungan masyarakat menjadi kurang bergerak sehingga resiko terkena penyakit non infeksi menjadi semakin tinggi pada usia muda. Saat ini rata-rata orang Indonesia sangat minim dalam hal berjalan kaki, rata rata hanya 3000 langkah/hari, seharusnya minimal 6000 langkah/hari atau idealnya 10.000 langkah/hari. Kondisi ini menyebabkan faktor resiko terkena penyakit non infeksi di Indonesia karena kurang gerak fisik berdasarkan data dari Kemenkes meningkat dari semula 26,1 % (2017) menjadi 33,5 % (2018).

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Bahagia banget baca tulisan ini "Bersamamu Jalan Kaki pun Aku Bahagia"



Untuk meningkatkan daya minat masyarakat untuk jalan kaki harus melalukan gerakan kampanye Jalan Hijau ini di beberapa lokasi pusat keramaian. Mengadakan kegiatan-kegiatan dengan menghadikan volunteer yang menyampaikan pesan-pesan apresiasi kepada masyarakat yang telah melakukan kegiatan berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum serta ajakan untuk menggunakan angkutan umum bagi mereka yang masih menggunakan kendaraan pribadi. 


Penyampaian pesan dilakukan dengan berbagai cara seperti menghimbau lewat poster-poster yang dipajang dipinggir jalan, pembagian masker, pin, kipas dan tumbler. Dengan harapan dan pesan terntang berjalan kaki dan naik angkutan umum massal terbaca oleh masyarakat luas. 

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Para Petugas Perhubungan dan Volunteer Kampanye #JalanHijau menginformasikan akan Jalan Kaki setiap hari



Adapun kegiatan kampanye #JalanHijau ini berlangsung Senin 19/8/2019 sampai dengan Kamis 22/8/2019 di Jakarta, Depok dan Bekasi dengan melibatkan taruna/ni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Dengan menyebarkan kuisioner yang berisi masukan-masukan dan perbaikan tentang fasilitas angkutan umum dan berjalan kaki. Dengan harapan memberikan dampak persuasive kepada pengguna kendaraan pribadi untuk melakukan hal yang sama. 

Padahal jalan kaki jauh lebih sehat dan banyak banget manfaatnya. Percaya nggak dalam setiap jalan kaki, kita savety kesehatan dalam mengurangi resiko stroke 20-40% lho. Dan dengan jalan kaki dapat menambah kreatifitas kita meningkat 60%. Aku merasakan belakangan ini suka hipertensi, mudah lupa dan moodie nya gak beraturan. Ternyata aku kurang menggerakkan tubuh dengan olahraga jalan kaki. 

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Jalan Kaki setiap hari, dapat mengurangi resiko stroke 20-40%, Apakah kalian sudah jalan kaki hari ini?



Selain itu, dengan berjalan kaki itu artinya kita sudah berani bertekad untuk menghindari SUSTAINABLE KENDARAAN yang sekarang ini semakin banyak. Dan bikin sumpek. Mungkin kesadaran akan limbah kendaraan ini belum kita rasakan tetapi buat generasi dan anak-anak kita jauh lebih baik nantinya. Dengan jalan kaki kita sudah membuktikan cinta akan lingkungan disekitar yaitu dengan menggunakan kendaraan umum serta mengurangi polusi udara disekitaran kita.

Setidaknya dengan adanya kampanye ini memberikan kesadaran akan kenyamanan lingkungan lebih baik. Khususnya area pejalan kaki semakin dicanangkan dan diperluas hingga ke tempat-tempat umum. Serta bersiap menciptakan suasana ramah lingkungan (go green).

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau
Hari ini aku sudah jalan kaki, kalau kalian sudah #JalanHijau kah setiap hari?



Yuk jalan hijau untuk mengawali hidup sehat setiap hari. Aku sudah mulai jalan kaki setiap hari, kalau kamu apakah sudah jalan kaki hari ini?




#JalanHijau 
#BPTJ 
#jalaninaja 
@kemenhub151
@budikaryas

Sabtu, 17 Agustus 2019

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan Dengan 3 Cara

Sustainable Fashion - Masih banyak yang belum tahu seberapa besar dampak limbah fashion bagi lingkungan dan bumi. Nah, dengan innovasi dan passion kesehatan lingkungan muncullah gaya hidup BE SUSTAINABLE, BE FASHIONBLE. Untuk menyadarkan sedari sekarang untuk menggunakan segala sesuatunya dengan tepat dan dalam jangka panjang. 

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan


Semenjak memasuki tahun 2019 berat badan naik drastis. Alhasil setiap memakai baju warnanya nggak matching dan kurang percaya diri. Bolak-balik gonta ganti pakaian sampai nemu yang cocok kadang berhasil kebanyakan nggak berhasil. 


Ujung-ujungnya beli baru beli lagi sampai pakaian lama dilupakan. Semakin ketagihan beli pakaian baru sampai lemari juga menumpuk. Yang ada budget beli pakaian semakin meningkat. Dampaknya pengeluaran semakin besar. Tentu dengan habbit membeli pakaian baru semakin menambah limbah industri fashion atau limbah pakaian. 


Kebiasaan buruk ini harus saya hentikan semenjak menghadiri Talkshow yang digelar oleh So Klin pada acara Jakarta Fashion & Food Festival 2019. Talkshow yang bertajuk “Be Sustainable, Be Fashionable by So Klin” ini menggandeng sekolah mode ESMOD Jakarta dan Komunitas Sosial Sadari Sedari. Yang menyadarkan saya akan Sustainable pakaian.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Ki-Ka : Patrice, Joanna, Perwakilan Sadar Sedari dan MC Indy Barends


Seperti yang saya alami sekarang dengan cara mengubah perilaku ingin selalu membeli pakaian baru, dan menggantinya dengan membiasakan diri untuk merawat pakaian yang ada. Salah satunya untuk menghindari limbah dan keborosan pakaian yang kita gunakan. Nah, inilah yang dinamakan sustainable fashion.


Seperti yang disampaikan oleh Patrice Desilles selaku Academic Program Head ESMOD Jakarta. Bahwa Sustainable fashion merupakan bagian dari gaya hidup masa kini. Banyak sekarang designer menciptakan pakaian yang ramah lingkungan, teknik pewarnaan alami dan yang paling penting menempatkan label tata cara perawatan pakaian tersebut.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Patrice Desilles selaku Academic Program Head ESMOD Jakarta dan Penulis


Sebuah fakta berdasarkan data dari Ellen MacArthur Foundation sebuah badan yang fokus mempelajari polusi industri mode bahwa dampak dari sustainable adalah melonjaknya limbah bisnis industri fashion di dunia hingga mencapai USS500 miliar per tahun. Angka yang sangat besar jika ditukarkan dalam nilai rupiah. Apakah kita hanya tinggal diam meratapi dan menikmati sustaninable yang akan merusak lingkungan generasi kita kedepannya?


Jawabannya "kita harus berusaha merubahnya mulai dari sekarang bergerak bersama untuk sustainbale fashion". Patrice juga menambahkan bahwa kita dapat menghindari sedikit demi sedikit limbah fashion ini. Mulai dari upaya memaksimalkan fungsi pakaian supaya memiliki masa pakai lebih lama. 


Patrice menampilkan beberapa hasil karya mahasiswanya pada fashion show dan hampir semuanya terbuat dari pakaian bekas yang dikreasikan sekreatif mungkin. Sehingga kita terinspirasi akan pakaian-pakaian lama bisa di recycle supaya terlihat lebih modis dan modern.


Panggung pun diramaikan dengan fashion show 3 model yang mengenakan pakaian hasil upcycling pakaian bekas layak pakai. Pertama, jeans bekas yang disulap jadi jaket. Kedua, dress dari celana dan atasan bekas. Ketiga, gaun yang terbuat dari susunan 34 jaket yang tidak terjual oleh toko. Kreatif sekali ya mahasiswi ESMOD Jakarta.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Fashion Show ESMOD Jakarta 


Adapun tujuan dari upcycling baju bekas ini untuk meminimalisir limbah pakaian. Sekarang ini banyak designer memilih menggunakan serat kain yang mudah terurai ke alam ketika pakaian tersebut sudah tidak dipakai lagi. Sustainable juga nggak cuma untuk dunia fashion saja, tapi berlaku pada semua hal sebab sustainable merupakan sebuah tanggung jawab yang kita berikan pada apa yang kita miliki berkelanjutan dalam kehidupan kita.




Bagaimana Cara Kita Menghindari BE SUSTAINABLE Tetapi Tetap BE FASHIONBLE

Siapa yang tidak kenal dengan So Klin yang kerap kali digunakan dalam mencuci pakaian. So Klin sebagai merek detergent ternama ingin mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan dan bumi tercinta. Setidaknya perubahan dan kebaikan menuju kesehatan lingkungan di mulai dari diri kita sendiri. Indy Barends, Brand Ambassador So Klin mengajak kita untuk lebih memaksimalkan pakaian untuk menghindari sustainable fashion.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Indy Barends, Brand Ambassador So Klin


Menurut Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama (Wings Group), sudah saatnya Indonesia memulai Sustainable Fashion. Maka dari itu So Klin menghadirkan So Klin White & Bright yang memiliki teknologi Optical Brightener, pakaian lama akan tetap bersih, cemerlang dan terlihat seperti baru meskipun sudah dicuci berulang kali. 

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama (Wings Group)


1. Stop Konsumtif terhadap Pakaian

Mulai dari sekarang kurangi terlalu konsumtif dengan membeli pakaian baru. Kalaupun harus beli memang sesuai kebutuhan saja. Bukan karena lapar mata akan diskon atau ingin selalu update dengan fashion.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Pakaian Bekas di Upcycling oleh Mahasiswi ESMOD Jakarta


Perlu kreatifitas untuk recycle mode pada pakaian. Caranya dengan menggunakan pakaian lama bisa kita kreasikan menjadi pakaian baru dengan membuat beberapa model seperti yang disampaikan Patrice. Supaya kita tidak bosan dengan model pakaian yang lama.


2. Mari berdonasi pakaian layak pakai

Apa iya harus beli lemari baru juga supaya bisa menampung pakaian yang baru kita beli?. No away... Mungkin agak susah untuk mengurangi berat badan yang makin hari makin meningkat. Lebih baik bongkar lemari yuk, siapa tahu nemu pakaian pemberian mantan, Eh!!! Bukan itu tujuannya, tetapi bongkar pakaian yang masih layak pakai, tidak rusak, tidak sobek dan tidak bolong untuk didonasikan. 

Boleh banget di donasikan BAJU BEKAS LAYAK PAKAI ke Sadar Sedari. Sadar Sedari adalah sebuah komunitas sosial yang menampung donasi pakaian bekas layak pakai, lalu menjualnya kembali dan dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk dana Pendidikan anak yang kurang mampu. Sangat mulia sekali ya komunitas Sadar Sedari. Yuk kita donasikan pakaian kita.



3. Gunakan So Klin White & Bright mencuci pakaian

So Klin melalui kampanye peduli terhadap lingkungan, mengajak masyarakat Indonesia untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam hal berpakaian. Dengan penggunaan So Klin White & Bright juga dapat meningkatkan efisiensi para ibu dalam mencuci. Tanpa perlu memilah warna pakaian ketika mencuci selain pakaiannya luntur atau serat kainnya lembut. Selain itu bagaimana teknik melipat hingga menyimpan pakaian dapat mempengaruhi usia pakai dari pakaian. 

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Cara perawatan pakaian supaya awet dan tetap bright


Bagaimana caranya supaya pakaian itu tetap FASHIONABLE dan awet dipakai. Mulai warna, kebersihan, kelembutan, saat mencuci pakaian perhatikan label kainnya apakah berbahan luntur atau seratnya halus. Terlebih mana pakaian yang harus ekstra bersih. So Klin White & Bright Berteknologi Optical Brightener, dengan teknologi Optical Brightener yang menggabungkan deterjen dengan formula khusus yang ampuh menghilangkan noda berat, sekaligus menjaga keaslian warna pakaian. Formula konsentrate-nya ternyata mudah diserap serat pakaian sehingga pakaian jadi lebih mudah dibersihkan.


Tentu dengan menggunakan So Klin White & Bright yang menjadikan pakaian lebih bersih, wangi dan selalu ada rasa untuk bahagia memakainya. So Klin White & Bright Mengandung Anti-Bacterial membantu membunuh bakteri, menjaga kesehatan kulit dan menjaga pakaian supaya gak bau apek. Mengandung tekno white memungkinkan warna pakaian tetap cerah meskipun dicuci berulang kali. So Klin White & Bright diformulasikan untuk tidak perih dan tidak panas di telapak tangan, meskipun digunakan mencuci pakaian dalam jangka panjang. Lembut dikulit dan ramah lingkungan.

So Klin White And Bright Gerakkan Kampanye Be Sustainable, Be Fashionable Pelihara Lingkungan
Launching So Klin White & Bright Be Sustainable, Be Fashionable


Terbukti banget belakangan ini setiap mencuci saya selalu menggunakan pilih detergent yang ramah pada pakaian. Intinya membuat saya jatuh hati kembali pada pakaian itu karena So Klin punya detergent terbaru yaitu SO KLIN WHITE & BRIGHT yang mampu membersihkan pakaian dari noda tanpa merusak serat apalagi bikin warnanya pudar. So Klin White & Bright hadir dengan harga ekonomis dan mudah didapatkan. Tersedia dalam banyak kemasan, mulai dari scahet, mini pouch hingga botol. 


Saya sudah coba mencuci pakaian lama menggunakan So Klin WHITE & BRIGHT. Kalau kamu apa sudah coba?



#soklinwhiteandbright
#soklinjfff2019
@soklindetergent

Kamis, 15 Agustus 2019

Pekan ASI Sedunia 2019 Ayah Dan Ibu Kunci Keberhasilan Memberikan ASI Ekslusif Pada Bayi



Kebanggan luar biasa bagi seorang Ibu bisa memberikan ASI ekslusif kepada sang buah hati. Awal bulan Agustus ini adalah perayaan Pekan ASI Sedunia. Selama 1 pekan hari ibu menyusui di seluruh dunia setiap tahun disambut dengan meriah oleh seluruh pejuang dan penggiat ASI.

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Pekan ASI Sedunia 2019 "Ayah dan Ibu Kunci keberhasilan Menyusui"


Setidaknya Ayah memberikan dukungan dan membantu Ibu saat memberikan ASI atau sesudah memberikan ASI. Mulai dari hal kecil, misalnya memberikan air putih bagi Ibu saat menyusui buah hati. Jadi untuk kelancaran dalam menyusui buah hati Ibu tidak mengalami dehidrasi.


Dalam rangka menyambut Pekan ASI Sedunia, Kementerian Kesehatan mengadakan workshop yang bertajuk “Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui” bertempat di Gedung Prof. Sujudi. Karena tanggungjawab dalam memberika ASI pada buah hati bukan hanya tugas seorang Ibu. Tapi peran ayah juga sangat diperlukan. 



Pekan ASI Sedunia 2019

Pekan ASI Sedunia 2019 sangat berdampak positif bagi keluarga bahagia. Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM turut menghadiri Peringatan Pekan ASI Sedunia 2019. Sungguh luar biasa saya berkesempatan hadir bertemu dengan Ibu dan ayah pejuang ASI. Serta bertemu langsung dengan 3 narasumber yaitu dr. Eny Gustina, MPH, Ir. Retno Damayanti Gobel, dan Sogi Indra Dhuaja (Ayah ASI).

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Peran Ayah ASI dalam mendukun Ibu memberikan ASI Ekslusif pada Bayi


Sejatinya menyusui adalah salah satu investasi terbaik untuk meningkatkan kesehatan penerus bangsa. Dengan tema Empower Parents Enable Breastfeeding, saat ini di berbagai instansi kesehatan sudah mensosialisasikan yang namanya Inisiasi Menyusui Dini (IMD). 


Dimana dalam memberikan ASI saat anak baru lahir dengan teknik tersendiri. Dengan menaruh buah hati di dada sang ibu. Kemudian bayi dibiarkan untuk mencari ASI secara alami melalui puting ibunya. Tentu keterikatan ibu dan buah hati akan pentingnya IMD supaya memiliki imun tubuh yang kuat dan akan menjadi anak lebih sehat berkat ASI. Juga meningkatkan kualitas bonding ibu dengan anak. 

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM 


Dalam workshop ini, Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM menjelaskan bahwa prioritas pembangunan kesehatan 2015-2019 yang saat ini sudah berjalan :

1. Perbaikan Gizi bangsa khususnya pengentasan masalah stunting.
2. AKI dan KB KIA termasuk imunisasi pada anak
3. Pengendalian PTM atau Penyakit Tidak Menular seperti Hipertensi, Obesitas, dan Kanker
4. Pengendalian penyakit menular seperti Aids, TBC, dan Malaria


Program kerja Kementerian Kesehatan sudah melakukan ke empat agenda tersebut. Dengan ranah pengamatan sampai ke berbagai daerah. Namun yang menjadi kendala adalah warga di desa terpencil dengan minimnya sarana prasana. Belum melek dan terjangkaunya teknologi infromasi tentang kesehatan. 


Namun semuanya informasi tersebut secara perlahan akan tersalurkan ke instansi-instansi kesehatan di pelosok. Kemudian akan dilakukan sosialisasi akan program kerja. Khususnya Pekasn ASI Sedunia ini.

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Peresmian Pekan ASI Sedunia 2019 Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui oleh Menteri Kesehatan Ibu Nila


Dalam Pekan ASI Sedunia 2019 ini, Ibu Nila Djuwita juga memberikan seminar mengenai “Keberhasilan Menyusui Menuju Masyarakat Sehat Indonesia Kuat” dapat mengurangi tingkat stunting di Indonesia. Karena dalam ASI Eksklusif terkandung antibodi terbaik dan pemenuhan nutrisi pertama pada anak yang baru lahir. Sehingga semua jenis penyakit pada tubuh generasi muda Indonesia dapat ditekan.


Menyusui sangat penting dalam pembangunan kesehatan. Selain itu dampak dari menyusui atau memberikan ASI pada buah hati juga sangat banyak. Ibu mendapatkan KB alami sistem kekebalan tubuh bayi lebih kuat, berat badan anak ideal, tulang bayi lebih kuat, tubuh lebih cepat langsing, dapat mengurangi perdarahan serta risiko terkena kanker menurun.



Peran Ayah ASI dan Ibu ASI

Baru kali ini saya mengetahui adanya volunteer Ayah ASI yaitu Mas Sogi. Ayah bukan hanya suami yang siap siaga saat istri melahirkan tetapi harus berperan saat memberikan ASI pada buah hati. Karena melalui dukungan ayah, membuat ibu jadi percaya diri ketika memberikan ASI ke buah hati.

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Perayaan Pekan ASI Sedunia 2019 bersama narumber 


Mas Yogi bercerita tentang gerakan Ayah ASI yang mendapat respon sangat luar biasa. Baik itu dari para Ayah atau calon ayah. Saya merasa tergugah dengan tayangan video salah satu aktivitas gerakan Ayah ASI. Memang sudah kodrat ibu menyusui apapun keadaannya harus diusahakan menyusui. 


Makanya sejak hamil perlu persiapan dan dukungan mental dari pasangan seperti : 
1. Menemani istri dalam memperoleh informasi yang benar seputar menyusui.
2. Memberi dukungan kepada ibu agar tetap semangat menyusui.
3. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama buah hati.
4. Tidak takut untuk terlibat dan juga belajar dalam proses menyusui.
5. Memastikan bahwa istri memiliki asupan nutrisi yang cukup saat menyusui.
6. Mengurangi beban stress seorang Ibu dan mewujudkan anak yang mendapat ASI Eksklusif. 


Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Menyusui sangat penting dalam pembangunan kesehatan


Kebayang lagi kalau Ibu bekerja kantoran yang harus siap sedia menyediakan ASI disela-sela jam istirahat. Tentu Ayah harus mendukung ibu menyusui hingga 2 tahun. Terutama ibu pekerja yang tetap gigih berjuang demi menyusui buah hati.


Keluarga harus berperan serta dalam memberikan dukungan pemberian ASI Eksklusif, sehingga dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang kuat dan maju. Buah hati yang mendapatkan ASI terbukti dari sisi kognitif lebih unggul, IQ-nya lebih bagus. Dari sisi behavior, pelakunya lebih baik karena mendapatkan lebih banyak perhatian dari Ibunya.

Pekan ASI Sedunia, Kesehatan, Parenting, Kementerian Kesehatan, Menyusui, ASI
Pemenang Lomba Memberikan ASI Ekslusif pada Bayi di kalangan perkantoran Kementerian Kesehatan



So, tetap semangat memberikan ASI ekslusif pada buah hati ya Ibu.

Selasa, 13 Agustus 2019

Cemilan Sehat Menggunakan Mentega Lemak Baik Kesukaan Keluarga



Siapa yang suka rajin banget bikin kudapan nikmat dirumah? Sepertinya ibu-ibu suka banget ya sediain cemilan sehat buat keluarga. Segala persiapan pun dilakukan mulai dari bahan-bahan, peralatan dan proses penyajiannya. 

Cake, cups cake, butter, mentega, weap cream, gurih, lemak, sehat, bagus
Cups Cake kesukaan keluarga


Kalau dirumah selalu suka dengan cemilan yang wangi dan gurih. Biasanya dalam adonan saya selalu menambahkan pelembut dan lemak baik. Supaya cemilannya kaya akan vitamin dan protein.


Dalam pembuatan kue, lemak menjadi bagian penting yang tidak bisa ditinggalkan. Karena lemak berguna sebagai pemberi rasa gurih dan tekstur yang lembut pada kue. Ada berbagai macam jenis lemak yang digunakan dalam pembuatan kue dan cookies. Salah satunya adalah  mentega  atau yang biasa disebut dengan butter. 

Cake, cups cake, butter, mentega, weap cream, gurih, lemak, sehat, bagus
Butter dengan lemak baik sangat berguna bagi tubuh



Butter terbuat dari krim lemak susu sapi, meskipun bisa juga dibuat dari susu hewan lainnya. Butter mengandung sekitar 80% lemak, siasanya adalah air, padatan susu, dan kadang-kadang garam.


Butter merupakan lemak yang berasal dari susu yang dikocok hingga memadat. Lemak jenis ini mudah mencair di suhu ruang. Menggunakan butter dalam olahan kue kering akan membuatnya lebih lembut, renyah, gurih, serta beraroma harum. Memiliki tekstur yang lembut, butter juga bisa menambah cita rasa menjadi lebih nikmat.


Butter bisa digunakan untuk olahan berbagai resep, mulai dari appetizer, main course, hingga sajian dessert. Namun yang harus diketahui terlebih dahulu, jenis butter untuk olahan makanan sangatlah beragam. Sehingga sebelum menggunakannya, ketahui jenis dan kegunaannya terlebih dahulu.


Nah, untuk tahu lebih jelasnya jenis-jenis Butter dan kegunaannya seperti berikut :

1. Salted butter
Butter jenis ini memiliki mengandung garam sesuai arti dari ‘salt’ yaitu garam. Butter jenis ini cukup banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, terutama sebagai salah satu bahan pembuatan kue, serta biasa juga digunakan untuk menumis dan menggoreng.


2. Unsalted butter
Kebalikan dari salted butter, jenis yang satu ini tidak memiliki kandungan garam sehingga memiliki rasa yang tidak asin. Unsalted butter terbuat dari susu dan krim atau bahkan campuran dari keduanya. Meskipun memiliki rasa yang tawar, mentega jenis ini juga sering digunakan dalam berbagai sajian kuliner.

Cake, cups cake, butter, mentega, weap cream, gurih, lemak, sehat, bagus
Butter memiliki peran banyak dalam makanan


3. Organic butter
Yang membedakan butter jenis ini dengan lainnya terletak pada cara pembuatannya. Dimana sapi ternak yang diambil susunya untuk membuat butter diberikan anti biotik atau hormon pertumbuhannya. Untuk makanan yang dikonsumsi pun harus berupa rumput organik yang bebas pestisida ataupun pupuk sintesis. Di pasaran, jenis butter yang satu ini tersedia dalam dua pilihan, yaitu salted dan unsalted.


4. Whipped butter
Whipped butter memiliki kandungan gas atau udara lain di dalamnya, seperti nitrogen. Sehingga dari segi kepadatan kurang dibandingkan dengan butter lainnya. Cocok untuk olesan pada roti bakar dan kurang cocok untuk olahan kue maupun memasak.



Itu tadi berbagai jenis butter dan kegunaannya, untuk berbelanja kebutuhan butter serta ingin tahu harga keju mozarella kiloan dengan terjangkau, kunjungi website Toko Wahab semuanya lengkap dan bervariasi.

Cake, cups cake, butter, mentega, weap cream, gurih, lemak, sehat, bagus
Butter pemberi rasa gurih dan tekstur yang lembut pada kue


Sebagai ibu rumah tangga, boleh banget lho iseng bikin cemilan sehat buat keluarga. Bahan lengkap sudah ada di Toko Wahab. Tinggal belanja, bayar dan pesanan pun siap diantar. Baking kue dan cemilan pun jadi lebih semangat.

Minggu, 11 Agustus 2019

Film Koboy Kampus Menelisik Dan Mengenang Masa Kuliah Di Orde Baru

Siapa sekarang yang lagi kangen dengan masa-masa kuliah? Aku banget nih, lagi kangen dengan teman-teman dikampus tahun 2015 pertama kali kuliah. Masih teringat proses masuk kuliah, ospek, melewati semester demi semester sampai di wisuda.


Memori pertemanannya dapat, memori percintaannya dapat dan memori jenuh-jenuh masa kuliah juga aku alami. Tanpa memikirkan apa itu politik, yang penting masa kuliah mengalir seperti sungai. Jadi komplit nih seperti soto mie bogor. Hehehehe... Tapi bagi aku kenangan termanis dan silaturahmi banget dengan dosen saat-saat menyusun skripsi. Memang butuh effort tinggi nih saat menyusun skripsi. 

Akhirnya wisuda dengan gelar S1 


Finally, skripsi memang pertanggung jawaban terakhir saat kuliah. Berasa banget setelah selesai menghadapi meja hijau seperti terlepas dari keterpurukan. Padahal didepan mata sudah menunggu tugas baru menjadi job seeker. Kan nggak mungkin minta uang lagi dari orangtua. Malu dong!!! Tapi yang penting nilai skripsi memuaskan.


Nah, memori ini flasback ini tercermin dari aku menonton Film Koboy Kampus. Menggambarkan kisah anak kuliah, anak kost-kostan dan anak muda yang demennya ngoboy dari pada melaksanakan kuliah sehingga banyak DO (drop out) lho. Aku langsung kebayang drop out dong, soalnya orangtua saja sudah wanti-wanti kalau terlambat lulus.


Film Kampus Koboy mengisahkan kehidupan mahasiswa di era awal reformasi berlangsung, sekitar tahun 1998. Aku langsung kebayang pada masa itu lagi musim-musimnya rambut gondrong, celana komprang dan fashionnya old banget ya. Tercermin dari sebuah lagu yang dinyanyikan band The Panasdalam yang dibentuk pada 1995. Istilah Koboy Kampus pun muncul dilingkungan ITB setelah adanya lagu Koboy Kampus yang dibawakan oleh The Panas Dalam. 

Film Koboy Kampus, wajib ditonton


Adapun para pemain dari Koboy Kampus yaitu Pidi (Jason Ranti) dan teman-temannya Ninuk (Ricky Harun), Deni (Bisma Karisma), Erwin (David John Schaap) dan Dikdik (Miqdad Auddasy) mendirikan sebuah negara sendiri yang bernama “Negara Kesatuan Republik The Panasdalam”. Tentu membuat film ini semakin seru dan layak ditonton anak kuliah jaman sekarang.


Film Koboy Kampus diproduksi oleh MNC Pictures dan 69 Production dikemas dengan cara bahasa yang ringan, unik, penuh candaan khas tahun 1990-an, mengangkat problematika masa kuliah dan kisah cinta yang diwarnai lagu-lagu segar dari The Panasdalam Bank. Sehingga terbentuklah cerita tentang Pidi Baiq pada masa kuliahnya di Fakultas Seni Rupa ITB. 


Dalam kuliah terkumpul beberapa karakter yang enaknya sistem perkuliahan begini dan begitu. Seperti Film Koboy Kampus menciptakan “Negara Kesatuan Republik The Panasdalam” untuk mendapatkan hak dan keinginan yang wajar dalam masa perkuliahan di orde itu.


Memang sih banyak perbuatan yang dilakukan mahasiswa karena sudah merasa benar. Misalnya jarang pulang ke rumah, bolos kuliah, tidak mengerjakan tugas-tugas hingga sering berbicara politik di dalam kampus. Itulah sebabnya mahasiswa yang tergabung di koboy kampus, kerap menjalani kehidupan tanpa aturan. 


Dulu jaman aku ngampus nggak bisa masuk kelas dan mengikuti kuliah kalau tugas-tugas pendahuluan tidak dikerjakan. Alhasil absen deh. Kebetulan sekali aku juga kuliah di salah satu universitas di Bandung. Hebring banget dengan anak ITB apalagi kalau pacaran dengan anak kampus ternama itu pasti bangga. 


Film Koboy Kampus bukan sekedar ilustrasi, tapi isi hati sebagian mahasiswa ITB yang lebih memilih mengkritisi pemerintahan Orde Baru lewat sisi kreatif, dari pada turun ke jalan. Ternyata meskipun menimba ilmu dikampus perkumpulan orang-orang pintar itu punya beban berat juga lho. 


Tapi apapun yang terjadi masa-masa kuliah menurut aku is the best bisa mencapai sarjana. Apalagi keterima di perusahaan bagus dengan karis yang bagus. Semangat kuliah jaman aku dulu memang sangat berbeda dengan anak jaman sekarang.


Film Koboy Kampus ini sangat cocok ditonton oleh generasi millennials yang sekarang lagi bergejolak dengan masa-masa kuliah. Aku sudah share masa-masa kuliah, kalau kalian bagaimana masa kuliahnya? Yuk, kita tonton Film Koboy Kampus.

Yuk Selamatkan Lingkungan Dari Substainable Kendaraan Dengan Jalan Kaki Mendukung Kampanye #JalanHijau

Jalan Hijau - Masih ingat nggak tempat terakhir jalan kaki dari tempat pemberhentian kendaraan umum sampai tempat tujuan? Masih ingat nggak...