Kamis, 19 September 2019

4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat



đź’–Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan.
Sementara tinggalkan semua aturan yang kadang terlalu mengikat dan tak beralasan teman
Memang, memang benar teman, Kita perlu cooling down dan melonggarkan pakaian

đź’–Bebas lepas kutinggalkan saja semua beban dihatiku
Melayang kumelayang jauh
Melayang dan melayang


Sejenak mendengarkan lagu Bebas ini, aku langsung flashback ke masa-masa sekolah putih abu-abu. Banyak sekali memori dan kenangan yang tidak terlupakan hingga saat ini. Pertemanan iya, persahabatan iya, romansa cinta monyet iya, prestasi dalam belajar iya dan kenakalan juga iya.

Film Bebas
4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat

Sekarang yang aku rasakan sangat rindu dengan teman-teman setelah 16 tahun terpisah. Ada yang merantau ke negeri jauh, ada yang sukses dalam karir, ada yang sukses dalam rumah tangga dan ada juga yang sampai saat ini selalu gagal dalam percintaan. 


Semua ini teringat sejak aku menonton screening Film Bebas karya sutradara Riri Riza. Film Bebas yang dibintangi oleh sederet aktor dan aktris ternama seperti Marsha Timothy, Sheryl Sheinafia, Baim Wong, Susan Bachtiar, Agatha Pricilla, Indy Barends, Zulfa Maharani, Baskara Mahendra, Widi Mulia, Lutesha, Maizura serta pemeran pendukung lainnya.


Film Bebas karya Produser Mira Lesmana dikemas dalam bentuk drama komedi mengisahkan dua masa dalam hidup para pemainnya saat dewasa dan remaja. Bebas adalah sebuah layar lebar yang diadaptasi dari film Korea berjudul Sunny. Press screening Film Bebas pun dilakukan di Plaza Senayan dengan menghadirkan semua para pemain.

Film Bebas
Press Screening Film Bebas, Plaza Senayan 18 September 2019



Film Bebas mengangkat momen masyarakat Indonesia saat itu tengah mencari kebebasan yang baru. Selain itu juga, anak-anak muda pada masa itu sedang bereksplorasi terhadap budaya-budaya baru. 


Dalam membangkitkan kembali nuansa 90-an, Sutradara Riri Riza dan tim produksi berburu tempat-tempat yang masih mempertahankan gaya-gaya lama. Seperti di Blok M, Melawai, ada sudut-sudut menarik, lalu kawasan Kota (Tua). Rumah-rumah juga yang kira-kira di era tahun 90-an. Serasa melihat wajah kota Jakarta jaman dulu ya.


Kalau diingat-ingat aku masih duduk di sekolah dasar masa itu. Belum terlalu mengerti akan persahabatan. Paling aku cuma punya teman bermain saja. Tapi setelah menonton film Bebas ini, aku merasa excited banget untuk reunian bersama sahabat sekolah dulu. 


Nah, dari Film Bebas ini aku mendapatkan 4 makna persahabatan semasa remaja.

1. Persahabatan tidak memandang status kaya dan miskin
Aku sangat tersentuh dengan makna persahabatan dalam film Bebas ini. Dimana statusisasi orang kaya dan orang miskin bisa saling mengisi berteman dengan baik. Pertemanan lebih utama dari segala hal mengesampingkan kekayaan. Di mana saat Vina remaja, berpindah domisili ke Jakarta dan menemukan teman-teman barunya di sekolah. Vina hadir dengan keadaan keluarga yang biasa saja bertemu dengan satu geng sekolah dari kalangan menengah ke atas. Tetapi mereka akrab bertemannya.

Dari hal ini aku menilai pertemanan tidak selalu dikaitkan dan diimbangkan dengan status sosial. Kalau dilihat anak-anak generasi millenial sekarang berteman sudah pilih-pilih akan status. Dan ternyata Vina yang lugu bisa memiliki geng sekolah yang ramai dan kocak. 


2. Sahabat selalu ada bersama setiap waktu
Aku masih teringat dengan adegan pertama, Vina menjadi bahan lelucon teman sekolah karena logat bicaranya yang sunda pisan. Kebayang saat itu tahun 90-an masih lugu-lugunya anak sekolah. Belum ada jaringan komunikasi seperti sekarang ini. Tapi pertemana selalu terjalin setiap saat. 

Vina mendapat intimidasi dari salah satu cowok di sekolah. Karena keluguan Vina sebagai siswa baru. Untungnya datang sekelompok geng sekolah yang menolong Vina. Anggota geng bernama Bebas ini yaitu Kris (Sheryl Sheinafia) sang pemimpin, Jessica (Agatha Pricilla) yang lucu dan terobsesi akan kecantikan, Gina (Zulfa Maharani) anak terkaya di grup, Suci (Luthesha) perempuan cantik dan misterius, serta Jojo (Baskara Mahendra) cowok satu-satunya. Selain menolong, geng ini juga memasukkan Vina menjadi anggotanya. Pertemanan itu membuat Vina cukup cepat dalam beradaptasi. 

Film Bebas
Geng Bebas (ki-ka) "Vina Panduwinata (Maizura, Marsha Timothy), Krisdayanti (Sheryl Shenafia, Susan Bachtiar), Gina (Zulfa Maharani, Widi), Jessica (Agatha Priscilla, Indy Barends), Suci (Lutesha), Jojo (Baskara Mahendra, Baim Wong) "



3. Selain keluarga, Sahabat selalu penolong dalam keadaan apapun
Menurut aku masa-masa sekolah adalah masa menyenangkan. Beda dengan masa kuliah dan dewasa. Mungkin karena intensnya selama 3 tahun selalu bersama terasa sekali persahabatannya. Aku juga merasakan makna persabatan ini waktu remaja.

Makna persahabatan geng Bebas bukan hanya sekedar geng-gengan saja. Tapi selalu bersama-sama ketika geng lain menyerang salah satu anggota geng. Serentak membela teman gengnya dalam keadaan apapun. Ada banyak konflik yang muncul terjadi tawuran antar sesama pelajar pada masa 90-an itu. Tapi mereka tidak pernah ikut-ikutan tawuran. 

Film Bebas menggambarkan makna persahabatan sesungguhnya. Ketika geng Bebas terpisah karena ada kesalahan yang terjadi pentas kreatifitas mengakibatkan mereka di pecat dari sekolah tersebut. Sayangnya, beberapa waktu setelah itu ada kejadian yang membuat mereka harus terpisah. Dan akhirnya mereka terpencar sekolahnya. 

Aku sangat kagum dengan peran Kris yang jago bela diri. Jadi bisa melindungi anggota gengnya. Terutama laki-laki yang selalu menggoda Vina itu lho. Bikin gemes banget.


4. Reuni dengan Sahabat 
Vina dewasa mulai terpisah dengan sahabat-sahabatnya dan menjalani kehidupannya sebagai seorang ibu rumah tangga. Berpuluh tahun kemudian, Vina kembali dipertemukan dengan teman-teman SMA-nya tersebut dalam berbagai cerita yang mengharukan dan juga menghadirkan gelak tawa. Kris mengidap penyakit yang membuat hidupnya divonis tidak akan lama. Keadaan itu membuat Kris meminta kepada Vina untuk mengumpulkan kembali geng masa sekolahnya untuk bertemu terakhir kalinya. 

Disini perasaan aku sangat meleleh, teringat teman sekolah bisa dibilang cowok yang pedekate semasa cinta remaja sudah berpulang ke rumah Tuhan. Sedih banget rasanya. Aku menangis di plot cerita Kris. Hanya bisa mendoakan almarhum di surga sana. Jujur aku juga merasa terpukul dengan kehilangan partner masa sekolah.

Perjalanan menemukan sahabat lama, Jessica (Indy Barends), Jojo (Baim Wong), Gina (Widi Mulia) dan Suci ini mengantar Vina kembali menyusuri kisah lamanya. Segala usaha dilakukan Vina untuk menemukan Suci tapi tidak bisa diketemukan. Namun Vina sudah menyebarkan berbagai informasi untuk meengundang Suci ikut reunian. Sungguh tidak mudah menemukan sahabat geng Bebas ini. Karena sudah berpencar kemana-mana dan memang karena sudah lama sekali tidak bertemu.

Sekali ketemu pun ada yang sudah sukses dengan karirnya, sukses dengan pekerjaan, dan ada mengalami kebangkrutan. Terutama Gina yang dulunya anak orang kaya kolongmerat sekarang jadi penjual kue kering tinggal dirumah kontrakan dengan keadaan orangtua sakit-sakitan.

Akhirnya Kris pun meninggalkan Geng Bebas selamanya dan meninggalkan surat wasiat bagi sahabat-sahabatnya. Ini yang paling menarik dari arti persahabatan. kris memberikan harta warisannya kepada sahabat-sahabatnya yang kurang mampu. Menobatkan Vina sebagai ketua geng, Jessica sebagai marketing asuransi terkaya dan Gina diberikan apartemen, uang tunai dan perawatan terbaik untuk orangtuanya yang sedang sakit. Dan tanpa disangka Suci pun turut menghadiri reuni mereka di tempat kediaman Kris.

Film Bebas
Produser, Sutradara dan Para Pemain Geng Bebas



Aku sangat terhenyuh akan arti persahabatan bagi Geng Bebas. Dijaman sekarang tidak ada makna persahabatan sedalam ini. Yang paling lucu dari Film Bebas ini disaat lagi berkabung, anggota Geng Bebas diminta pengacara Kris (Reza Rahardian) untuk bergoyang dengan menyanyikan lagu Bebas yang dipopulerkan oleh Iwa K.


Aku pengen sekali nonton Film Bebas ini bersama sahabat-sahabat yang ada di Jakarta. Film produksi Miles Film dan CJ Entertainment yang bekerja sama dengan Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment mengajak penonton memaknai arti persahabatan yang tulus dan iklas. 


Film Bebas akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia mulai 3 Oktober 2019. Yuk kita ajak reunian teman, sahabat, keluarga untuk nonton seluruh bioskop kesayangan kalian.

Film Bebas
Penulis sudah nonton Film Bebas, Kalau kamu?



#ReuniDiBioskop 
#FilmBEBAS.

Sabtu, 14 September 2019

Kriya Nusa 2019 Ajang Pameran Kerajinan Tangan Nusantara, Ayo Dukung Karya Terbaik Para Perajin Indonesia!



Seberapa Indonesia kah kamu?


Pertanyaan ini aku dengar ketika menghadiri sebuah acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 dengan tema "PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK KERAJINAN MELALUI PENGEMBANGAN KREATIFITAS & KEWIRAUSAHAAN" yang bertempat di Kembang Goela Restoran, Jakarta, Senin 9 September 2019. Adapun acara ini untuk menginformasikan dan meramaikan pameran Kriya Nusa 2019 yang dimulai dari tanggal 11 - 15 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kerajinan Tangan Tenun Ulos dan Songket Tarutung, Sumatera Utara


Sebagai warga negara yang cinta dengan budaya Indonesia, aku sangat suka dengan produk-produk negeri. Seni kerajinan tangan hasilnya etnik, lucu, kreatif dan tidak ada dijual dimana-mana. Selain itu, kerajinan tangan ini layak dipasarkan dan diekspor. Ada harga ada kualitas juga ya. Itulah sebabnya aku sangat menjauhkan niatan untuk membeli produk import. 


Pas sekali menghadiri acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 ini aku mengenakan hasil karya seni Indonesia. Mulai dari atasan batik khas Yogyakarta, celana kulot dari online shop Bandung, sepatu dari Cibaduyut Bandung, tas ulos kerajinan tangan Sumatera Utara, anting-anting kerajinan tangan Sukabumi dan makeup aku pun produk lokal.


Aku saja sudah pakai dan cintai produk Indonesia, Kalau kamu?

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara


Generasi Muda Millennials siap mencipta dan berkarya itulah alasan aku menghadiri acara Temu Netizen Karya Nusa 2019 yang dihadiri oleh narasumber sharing tentang Dekranas kembali menyelenggarakan Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2019. Sebagai ikon pameran kerajinan terbesar di Indonesia, Kriyanusa tak bisa lepas dari berbagai kerajinan khas Nusantara. Di tahun 2019 ini, setidaknya ada 198 kriya yang ditampilkan dalam Kriyanusa. 


Ibu Triana Rudiantara selaku Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa menginformasikan "Sosialisasi ini ditujukan agar masyarakat melalui para netizen dan influencer, lebih mengetahui event yang akan mempertemukan para perajin seluruh Nusantara. Dengan adanya anak-anak muda yang kreatif, hasil karya kita bisa jadi karya nilainya mahal. Karena pengrajin Indonesia terkenal dengan tangannya yang terampil dan kreatifitasnya sangat inovatif."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Ibu Triana Rudiantara selaku Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi Kriya Nusa


Tentu dengan mengenalkan karya anak bangsa untuk perdagangan ekspor akan meningkatkan taraf ekonomi pengrajin. Termasuk keuntungan juga bagi negara untuk menambah devisa. Tercatat data ekspor pada tahun 2018 memberikan devisa sebesar US$ 1,2 juta. Sehingga karya-karya seni Indonesia Go International!


Mengingat latar belakang Kriya Nusa 2019 karena Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) berkomitmen untuk melestarikan serta mengembangkan hasil produk kerajinan Indonesia. Menjaga keberadaan dan kontinuitas produksi produk kerajinan melalui peningkatan keterampilan pada generasi muda. Melakukan pembinaan produk melalui peningkatan kualitas, desain, produksi dan penggunaan teknologi baru agar dapat meningkatkan daya saing.


Itulah sebabnya acara yang diselenggarakan oleh Dekranas ini ditujukan untuk mendukung para perajin lokal untuk terus berkarya. Melalui Kriya Nusa 2019, pemerintah mengajak masyarakat agar terus mendukung karya-karya terbaik perajin lokal di seluruh Indonesia dan mencintai produk-produk dalam negeri.


Ibu Euis Saedah selaku Sekretaris Jenderal Dekranas mengatakan bahwa "Kriya Nusa adalah ajang untuk memamerkan karya daerah, karena daerah-daerahlah yang akan memperkenalkan hasil karya dan kerajinan terbaik pengrajin. Kriyanusa sendiri merupakan ikon pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang ditujukan sebagai wadah promosi bagi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dekranasda di seluruh Indonesia." 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Ibu Euis Saedah selaku Sekretaris Jenderal Dekranas


Disinilah kesempatan dan peran anak-anak generasi millennials sangat dibutuhkan. lebih kreatif dan inovasi lagi menciptakan karya-karya. Dengan begini akan semakin terbukanya lapangan kerja dalam setiap daerah.


Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya pendapatan online shopping atau e-commerce tahun ini naik sekitar 9,3% dari tahun sebelumnya atau penetrasi pengguna e-commerce sebanyak 168,3 juta (62,2%) pada tahun 2019. Diperkirakan akan meningkat menjadi 75,3% pada tahun 2023 nanti. Luas biasa ya teknologi digital ini sudah sampai ke pelosok negeri.


Septriana Tangkary selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementrian KOMINFO mengatakan bahwa "Kominfo turut membantu dan mengerahkan menyuarakan Kriya Nusa 2019 sampai kepada semua warga Indonesia. Harapan kami dengan adanya program Kriya Nusa, seluruh Indonesia tahu, kalau Indonesia itu besar, punya karya dan untuk itulah Kominfo selalu bersinergi untuk menyampaikan program-program Dekranas dan Pemerintah."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Septriana Tangkary selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementrian KOMINFO


Semudah itulah pembelian produk melalui platform e-commerce. Cukup dengan smartphone terhubung internet dengan aplikasi playstore. Klik produk, masukkan keranjang, bayar dan beberapa hari kemudian kita sudah bisa menerima belanjaan di rumah. Tanpa harus mendatangi toko secara konvensional. Inilah bercermin dari gaya belanja kaum millennials sekarang yang mudah lewat media sosial dan berbagai metode pembayaran. It's so simple!!!


Aku pun merasa bangga sekali dengan hasil karya dari daerah aku Sumatera Utara yaitu Ulos, Kain tenun dan Songket. Pasti sudah pada kenal dong ciri khas Ulos Batak yang sekarang ini sudah banyak dikreasikan dalam berbagai macam kerajinan. Misalnya tas, atasan, dress, sor tali, sepatu dan berbagai keunikan bentuk.


Widodo Muktiyo sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI yang turut hadir dalam acara Temu Netizen #KriyaNusa2019 menyampaikan "Kita harus bangga menjadi Bangsa Indonesia, bangga menjadi warga muda, menjadi pahlawan masa kini, pahlawan yang mengenalkan kerajinan-kerajinan dan karya Indonesia ke mata dunia."

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Widodo Muktiyo sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo RI


Jadi karya kerajinan tangan dari Sabang sampai Merauke inilah yang akan kita lihat di pameran Kriya Nusa selama 5 hari. Sebuah ajang pameran produk kerajinan tangan asli dari daerah-daerah di Indonesia. Selama pameran Kriya Nusa 2019 berlangsung akan dimeriahkan dengan berbagai acara. Mulai dari fashion show, workshop hingga penampilan live music dari Lapazze Band. Tak hanya pameran kerajinan, Kriyanusa 2019 juga menghadirkan ragam kuliner Nusantara di dalamnya. 


Selain Dekranasda dari seluruh Indonesia, Kriya Nusa 2019 juga diikuti oleh sejumlah BUMN dan Kementerian. Adapun tema Kriya Nusa 2019 yaitu motif "Pucuk Rabuang" yang berasal dari daerah Sumatera Barat sebagai ikon dalam pameran kerajinan nusantara. Terdapat 246 stan yang terdiri dari 170 stan Dekranasda, 37 stan Kementerian dan BUMN, 25 stan individu, 8 stan mitra dan 6 stan asosiasi. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Stand Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) Prov. Banten


Adapun kategori produk yang akan di pamerkan dalam #KriyaNusa2019 yaitu :
1. Tekstil
2. Keramik
3. Serat Alam
4. Batu-batuan
5. Logam
6. Kayu
7. Bahan baku alam
8. Bahan baku alam olahan
9. Lukisan, dan lain-lain.


Dengan pertanyaan "Seberapa Indonesia kah kamu?" aku pun langsung menjawab "Iya aku sangat Indonesia dan sangat cinta dengan produk negeri ini". Mengingat Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alamnya mulai dari kayu, serat, akar dan daun pun bisa menghasilkan sebuah kerajinan tangan yang memiliki nilai yang mahal. Dari tangan para pengrajin bahan mentah diolah menjadi bahan jadi dan dikreasikan dengan ide-ide kreatifitas menjadi sebuah produk yang menawan. 

Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kerajinan Tangan Lurik Asri (credit : Yayat)
Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara
Kain Tenun (credit : Yayat)


Kriya Nusa 2019 diadakan sampai tanggal 15 September 2019 teman-teman. kesempatan bagus nih buat kalian yang suka dengan produk-produk dalam negeri khususnya kerajinan tangan langsung datang ke Balai Kartini, Jakarta. Gratis dan tidak dipungut biaya, FREE!!! 



Aku saja sudah ke Kriya Nusa, kalau kamu kapan?


Kriya Nusa 2019, Pameran Kerajinan Nusantara


4 Makna Persahabatan Dalam Film Bebas, Yang Bikin Kamu Bakal Reuni Dengan Sahabat

đź’–Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan. Sementara tinggalkan semua aturan yang kadang terlalu mengikat dan tak be...